Industri Karoseri Bus Panen Pesanan di IIBT 2016

Respon pengunjung bagus selama pameran ini. Pengusaha juga banyak yang menyambut baik bus-bus yang kita pamerkan di sini."

Industri Karoseri Bus Panen Pesanan di IIBT 2016
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Bus Evolander dari Karoseri New Armada di IIBT 2016. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Penyelenggaraan pameran bus, truk dan industri komponen, dan aksesoris IIBT 2016 dan INAPA 2016 tahun ini dirasa lebih ramai jika dibanding tahun lalu. Sejumlah vendor yang tampil sebagai peserta menikmati sukses meraih transaksi business to business (B to B) di pameran ini.
Seperti dirasakan Karoseri Laksana, Ungaran.

Karoseri ini mendapat sejumlah pesanan bus dari berbagai institusi selama empat hari penyelenggaraan pameran, 29 Maret sampai 1 April 2016).

"Respon pengunjung bagus selama pameran ini. Pengusaha juga banyak yang menyambut baik bus-bus yang kita pamerkan di sini. Pengunjung pameran kali ini juga lebih rame dari sebelumnya," kata Indraningsih, Manajer Marketing Karoseri Laksana.

Karoseri Laksana tercatat beberapa kali mengikuti IIBT. Di IIBT 2016, Laksana memamerkan tiga unit bus terbarunya sekaligus.

Masing-masing bus Tourista dengan aplikasi bus medium panjang Hino FC 190, bus medium All New Proteus aplikasi bus kota dengan platform sasis Hino FB 130, dan bus kota City Line low floor dengan platform sasius Scania K250 UB.

Hal yang sama juga dirasakan peserta karoseri lain, yakni New Armada. Menurut Joko Susilo, Branch Manager Marketing & Sales Karoseri New Armada, selama pameran produk bus yang dipamerkannya banyak mendapat respon positif pengunjung.

Misalnya tentang bus besar Evolander berwarna hijau tosca yang di IIBT 2016 dipamerkan bersama bus tingkat Highlander.

Sejumlah instansi langsung mengajukan pemesanan di hari pertama dan kedua pameran. Pesanan tersebut antara lain datang dari PT Pupuk Kaltim. "PT Pupuk Kaltim memesan ke kami 2 unit Evolander, nanti menggunakan sasis Mercedes-Benz 1626," kata Joko Susilo.

Joko menjelaskan, di pameran IIBT 2016, pihaknya memasang harga Evolander Rp 450 juta. Harga tersebut hanya bodi bus dan bangku saja, belum termasuk unit pendingin udara (AC) dan sasis.

Joko menjelaskan, Evolander bisa diproduksi menggunakan beragam jenis asal dan pabrikan sasis. Yang pasti, harus sasis bus bermesin belakang.

"Karena Evolander kami posisikan sebagai bus premium," Joko memberi alasan. Tipe dan merk sasis yang bisa dipasang di Evolander antara lain Mercedes-Benz OH 1626, OH 1526, dan OH 1836 serta Hino R260 dan RN 285.

Penulis: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved