Breaking News:

Bos Yamaha Minoru Morimoto Ungkap Beda Pasar Motor Di Eropa dan Indonesia

Pasar motor di Indonesia ternyata memiliki perbedaan yang jauh dibanding dengan di Eropa. Bos Yamaha Minoru Morimoto pun beberkan alasannya

GridOto
Minoru Morimoto Presdir PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seperti kita tahu, segmen motor di Eropa dan Indonesia berbeda jauh.

Hal ini terlihat dari pengguna motor di Eropa yang sering melintas dengan motor berkapasitas mesin besar, yakni rata-rata di atas 1.000 cc.

Sedangkan di Indonesia justru malah di bawahnya jauh, yakni 250 cc.

Ternyata ada alasan tersendiri lho seperti diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Minoru Morimoto.

Bergabung dengan YIMM sejak 2015, Morimoto merupakan salah satu petinggi Yamaha yang cukup berprestasi. Paling akhir, Morimoto-san mendapat penghargaan Man of The Year dari GridOto Award 2018 atas kontribusinya dalam dunia otomotif di Indonesia. Yuk baca berita otomotif terlengkap hanya di GridOto.com (klik link di bio) #yamaha #minorumorimoto #tokohotomotif #blakblakan #gridoto #kompasgramedia #otomotif #duniaotomotif #otomania #motorplus #motorplusonline #jip #otomotifweekly #kompasotomotif #gridnetwork

Menurut pengamatannya, pasar Eropa secara umum dapat dibagi menjadi dua jenis konsumen.

"Orang-orang Perancis, Italia, Spanyol atau orang-orang latin dalam penglihatan saya, ketika ada model baru keluar, mereka langsung tertarik untuk beli tanpa berpikir," ungkap Morimoto.

"Sementara orang Inggris, Jerman, Belanda, dan Austria tidak langsung membeli. Mereka pikir-pikir dulu, sambil lihat ke showroom atau internet, lalu setahun atau dua tahun kemudian baru membeli," lanjutnya.

Kemudian di Eropa, ciri khas penjualan sepeda motor lebih mengarah kepada motor-motor berkapasitas mesin besar.

HALAMAN SELENGKAPNYA >>>>

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved