Breaking News:

Berikut Ini Mobil Kembar Hasil Produksi Kerja Sama Dua Pabrikan

Mungkin sobat semua pernah lihat mobil kembar, tetapi logo mereknya berbeda. Banyak dari produsen mobil dunia menghasilkan produksi mobil kembar

dok. EMI
Suzuki Ertiga dan Mazda New VX-1, mobil kembar hasil dua pabrikan berbeda 

TRIBUNNEWS.COM- Sebagian besar dari sobat semua mungkin pernah lihat mobil dengan desain kembar, tetapi logo mereknya berbeda atau dua pabrikan berbeda.

Seperti misalnya Toyota dengan Daihatsu sampai sekarang banyak membuat mobil-mobil kembar, seperti Avanza-Xenia, Rush-Terios, Calya-Sigra, dan Agya.

Namun, banyak juga produsen-produsen lain yang pernah bekerjasama untuk menghasilkan mobil kembar mereka di Indonesia, loh.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) salah satunya, dimana model kendaraannya pernah dipasarkan ulang atau rebadge sama produsen lain.

Hukuman penjara juga bisa lho dikenakan, terhadap orang yang membuang sampah dari kendaraan. Aturannya ada pada undang-undang no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Pada pasal 310 ayat 2,3 dan 4 diatur mengenai setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor karena kelalaiannya menyebabkan korban luka ringan, berat sampai meninggal dunia, dipidana maksimal mulai satu tahun sampai enam tahun dan denda paling besar mulai Rp 2 juta sampai Rp 12 juta. Karena sampah, pengendara lain bisa saja hilang konsentrasi. Yuk, junjung adab berkendara yang baik di jalan raya . Demi kenyamanan dan keselamatan bersama. #streetmanners #innovacommunity #ICGatell #streetmannersindonesia #gridoto #kompasgramedia #otomotif #duniaotomotif #otomania #motorplus #motorplusonline #jip #otomotifweekly #kompasotomotif #gridnetwork @innovacommunity @ktci_pusat @wulingclub.id @ladiescar_community @yarisclub_indo @indonesiaautomotivesociety @yrfindonesia @yamaharxkingclubindependent @kinger_traveler

Harold Donnel, Head of Brand Development and Marketing Research 4W PT SIS mengatakan, perkawinan silang atau akrab disapa "rebadge' ini bukanlah hal yang tabu di dunia otomotif Tanah Air.

Ketimbang membuat sebuah produk dari nol, membeli teknologi dari merek lain dilakukan untuk menekan biaya produksi.

"Hal itu biasa nya terjadi karna mahal nya investasi riset dan pengembangan dari sebuah kendaraan, terutama teknologi," ujar Harold saat dihubungi GridOto.com, Selasa (20/11/2018).

"Jadi pabrikan ini membayar teknologi yang disaring dari merek lain dengan skema joint production," lanjutnya.

HALAMAN SELENGKAPNYA >>>>>

Editor: Ilham F Maulana
Sumber: Gridoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved