GIIAS 2019

Inden Suzuki Jimny Membludak, Dealer Sampai Lakukan Ini Untuk Konsumen yang Akan SPK Baru

Generasi keempat Jimny ini telah menjaring puluhan surat pemesanan kendaraan (SPK).

Editor: Choirul Arifin
TRIBUNNEWS/LITA FEBRIANI
Penampilan Suzuki Jimny di booth Suzuki di hari ketiga GIIAS 2019, Sabtu (20/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Kehadiran si tampang menawan yang lama ditunggu kehadirannya, Suzuki Jimny, di gelaran GIIAS 2019 kali ini memang patut diacungi jempol.

Sejak diperkenalkan pada GIIAS tahun lalu dan resmi diluncurkan ke pasar Indonesia pada gelaran GIIAS 2019 kali ini, generasi keempat Jimny ini telah menjaring puluhan surat pemesanan kendaraan (SPK).

"Kalau di tempat kita, dealer Trimitra Sejahtera Mobilindo Jakarta Selatan aja pesanan (SPK) buat Jimny selama dua hari GIIAS kurang lebih sudah 15 unit. Kalau untuk indennya sudah lumayan banyak," tutur Welly Setiawan, bagian penjualan dealer Trimitra Sejahtera Mobilindo Jakarta Selatan di booth Suzuki, Sabtu (20/7/2019).

Welly menyatakan dirinya sudah tak menerima inden mobil yang dibandrol mulai Rp 315 jutaan ini. Apalagi jika konsumen inden saat ini, kemungkinan baru akan mendapatkan unit pada tahun depan.

Jimny baru di IIMS 2019___4
Penampilan Suzuki Jimny di booth Suzuki di hari ketiga GIIAS 2019, Sabtu (20/7/2019).

"Saya udah nggak nerima inden lagi karena konsumen dapatnya baru tahun depan. Kadang kan ada juga konsumen yang nggak sabar," sambungnya.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sendiri menjatah per dealernya di Indonesia hanya mendapatkan dua unit Jimny per bulan.

Baca: Rayakan 5 Tahun di Indonesia, Konica Minolta Rilis Kaca Film Edisi Terbatas GIIAS 2019

Pengiriman pertama Suzuki Jimny dealer Trimitra Sejahtera Mobilindo yang terletak di Jakarta Selatan terjadi pada bulan lalu. Para calon pembeli Jimny biasanya melakukan pemesanan dan pembelian melalui leasing.

"Pembelian banyak yang via kredit kalau di tempat kita. Tapi ada juga yang cash. Yang kredit DPnya minimal 25%, ya kurang lebih sekitar Rp 80 juta," terang Welly.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved