GIIAS 2019

DFSK Ekspor Pick Up Super Cab ke Srilanka dan Thailand

Kendaraan yang pertama diekspor adalah pick up Super Cab untuk tujuan Srilanka dan Thailand.

DFSK Ekspor Pick Up Super Cab ke Srilanka dan Thailand
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Pick up Super Cab dipamerkan di booth DFSK di pameran otomotif GIIAS 2019, Senin (22/7/2019). Super Cab yang diproduksi di Cikande, Serang, kini telah diekspor ke Srilanka dan Thailand 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Selain untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, DFSK juga mengekspor kendaraan roda empatnya ke pasar luar negeri.

Indonesia dalam jangka panjang menjadi basis ekspor produk-produk otomotif DFSK melalui fasilitas pabrik perakitannya di Cikande, Serang, Banten.

Kendaraan yang pertama diekspor adalah pick up Super Cab. Pick up yang di Indonesia tersedia dalam pilihan mesin bensin dan diesel ini, telah dimulai kegiatan ekspornya sejak Desember 2018 ke Srilanka dan Thailand.

"DFSK Super Cab adalah kendaraan niaga yang memang didesain sesuai dengan kebutuhan pasar di Indonesia, sehingga basis produksinya hanya ada di pabrik DFSK 4.0 yang ada di Indonesia," ungkap Managing Director of Sales Centre of PT Sokonindo Automobile Franz Wang.

Jenis unit Super Cab yang diekspor adalah seri 1.5 L Gasoline dan 1.3 T Diesel, hingga tahun 2019 negara tujuan ekspor pun berkembang ke Philipina dan China yang sebagian besar dalam bentuk Completely Knock Down (CKD). 

Baca: Suzuki Siapkan 30 Lebih Aksesoris Original untuk Pecinta Jimny

Produk yang diekspor lainnya adalah SUV Glory 580 sejak Desember 2018 untuk tujuan Thailand dengan tipe 1.5 CVT Luxury.

Mobil ini juga akan diekspor ke negara-negara dengan sistem setir mobil kanan seperti Sri Lanka, Nepal, Hongkong dan Bangladesh menjadi tujuan negara ekspor sepanjang tahun 2019 ini dengan tipe 1.5 CVT & M/T Luxury dalam bentuk Completely Knock Down (CKD).

Penjajakan untuk ekspor juga akan dilakukan untuk DFSK Glory 560.

Franz Wang menjelaskan, sejauh ini pasar-pasar tersebut berpeluang sangat besar karena memiliki kesamaan dengan karakteristik pasar di Indonesia, menghadirkan kendaraan berteknologi tinggi dan desain elegan.

Pabrik DFSK di Cikande merupakan pabrik kedua DFSK secara global yang berada di luar China. Yang artinya Pabrik di Indonesia akan menjadi basis dunia sebagai kelanjutan ekspansi merek DFSK di dunia

"DFSK masuk ke Indonesia melalui tiga langkah, berakar di Indonesia, ekspansi ke Asia Tenggara, dan didistribusikan ke seluruh dunia. Kami meyakini mampu memenuhi kebutuhan konsumen kami dengan kendaraan-kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan berkualitas tinggi untuk memastikan kondisinya dalam kondisi optimal," ungkapnya.

Dia menambahkan, DFSK berusaha memastikan berbisnis di Indonesia dengan memberikan nilai lebih berupa ekspor ke pasar global yang bisa menambah nilai ekonomis negara. "Langkah ekspor ini menjadi bukti kepada konsumen bahwa kendaraan-kendaraan yang kami produksi memang berkualitas tinggi dan memenuhi standar global,” tutur Franz Wang.

Pihaknya membangun fasilitas produksi di Indonesia dengan mempertimbangkan pemenuhan pasar dalam dan luar negeri dengan kendaraan-kendaraan yang berkualitas tinggi dengan total nilai investasi 150 juta dolar, dengan pabrik berteknologi industri 4.0 di Cikande, Serang, Banten. 

Penulis: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved