Kontes Layanan Honda, Main Dealer Daya Adicipta Sabet Juara Pertama di Kategori Ini

Kontes KLHN 2019 melombakan 4 kategori, yaitu Pimpinan Jaringan, Frontline People, Deliveryman, dan kategori baru, Customer Retention Officer.

Kontes Layanan Honda, Main Dealer Daya Adicipta Sabet Juara Pertama di Kategori Ini
HANDOUT
Dua wakil PT Daya Adicipta Motora (DAM) menyabet gelar juara di ajang Kontes Layanan Honda Nasional (KLHN) 2019. Masing-masing Deby Oktaviani dari dealer Bintang Motor Jaya, Cirebon, meraih juara 1 kategori Customer Retention Officer dan Yorina Sanjaya dari AHASS Cahaya Sakti Motor, Karawang menyabet juara 2 kategori Pimpinan Jaringan Dealer Reguler. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dua perwakilan PT Daya Adicipta Motora (DAM) menyabet gelar juara di ajang Kontes Layanan Honda Nasional (KLHN) 2019.

Deby Oktaviani dari dealer Bintang Motor Jaya, Cirebon, meraih juara pertama di kategori Customer Retention Officer.

Sedangkan Yorina Sanjaya dari AHASS Cahaya Sakti Motor, Karawang menyabet juara 2 di kategori Pimpinan Jaringan Dealer Reguler.

Event ini diselenggarakan PT Astra Honda Motor (AHM) selama enam hari, mulai 1-6 Agustus 2019 dan tahun ini memasuki tahun penyelenggaraan ke-13 dan diikuti oleh 29 Main Dealer sepeda motor Honda di seluruh Indonesia.

General Manager Honda Customer Care Center (HC3) DAM, Fenny Hasibuan perwakilan DAM terus mencatatkan prestasi terbaiknya pada ajang Kontes Layanan Honda tingkat Nasional sejak event ini digelar pada 2007.

"Tentunya ini kebanggaan bagi kami, karena di ajang bergengsi ini para perwakilan DAM dapat secara konsisten setiap tahunnya mengharumkan Jawa Barat di tingkat nasional," ujarnya seraya menambahkan pihaknya berkomitmen terus meningkatkan layananan yang prima bagi konsumen sepeda motor Honda di Jawa Barat.

Baca: Toyota Fun/Code Tantang Developer Bikin Program untuk Berkendara Makin Asyik

Kontes KLHN 2019 melombakan 4 kategori, yaitu Pimpinan Jaringan, Frontline People, Deliveryman, dan kategori baru, Customer Retention Officer. Setiap kategori penilaian dibagi menjadi dua kelompok yaitu Reguler Dealer dan Wing/Big Wing Dealer.

Pada kategori Pimpinan Jaringan tahapan penilaian antara lain, Mystery Calling, Customer Survey, dealer audit serta project presentation yang harus mereka persiapkan terlebih dahulu untuk dipresentasikan kepada para juri. Penilaian berbeda dilakukan untuk kategori Customer Retention Officer, diantaranya penilaian performa pencapaian target aktivitas yang ditetapkan.

Memasuki tahap penjurian nasional, para peserta juga mendapatkan pembekalan lebih lanjut sebelum masuk ke tahap grand final. Para peserta diuji dengan beberapa rangkaian penilaian seperti tes tertulis, studi kasus, role play, presentasi dan wawancara.

Baca: Juarai Ajang Volvo Trucks Indonesia Driver Challenge 2019, Hermansyah Berangkat ke Swedia

“Selama mengikuti Kontes di tingkat Nasional, selain menjalani proses penjurian para Perwakilan DAM juga dapat bertemu dengan rekan-rekan terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia untuk saling belajar, berbagi, mendapat pengalaman baru untuk mewujudkan mimpi dalam memberikan layanan terbaik bagi kepuasan konsumen,” ujar Fenny.

Sementara itu, di ajang Astra Honda Safety Riding Instructor Competition (AH-SRIC) 2019 yang diselenggarakan AHM pada 29 - 31 Juli 2019 di Medan, dua wakil PT DAM, yakni Tamy Pratama dan Janwar Hasan Sobari meraih juara ke-2 di kategori Instruktur Grup Main Dealer.

General Manager Motorcycle Sales, Marketing & Logistic DAM Lerri Gunawan mengatakan, Tamy dan Janwar beradu kompetisi dengan 20 tim Instruktur Grup Main Dealer sepeda motor Honda se-Indonesia dan berhasil meraih Juara ke-2.

"Terima kasih atas perjuangan putra putri perwakilan Jawa Barat di AH-SRIC tahun ini. Setelah menjalani kompetisi ini, kami harapkan mereka dapat terus dan konsisten mengajak dan mengedukasikan keselamatan berkendara #Cari_Aman kepada seluruh lapisan masyarakat," ujar Lerri.

Kompetisi AH-SRIC di Medan berlangsung sangat ketat. Para peserta di uji keterampilannya dalam berkendara melalui sesi praktik yang mencakup teknik pengereman, pengendalian kestabilan, pengoperasian sepeda motor dan posisi berkendara melalui uji Braking, slalom course dan Low Speed Balance Skill.

Seluruh peserta juga mengikuti uji teori meliputi pengetahuan keselamatan berkendara serta kemampuan melakukan edukasi kepada masyarakat dengan beragam alat peraga.

"Untuk pertama kalinya saya mendapat kesempatan mengikuti Kompetisi Safety Riding tingkat Nasional. Banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan di ajang ini. Prestasi yang saya dapat di kategori Instruktur Grup menjadi modal awal dan motivasi bagi saya untuk meraih podium tertinggi di tahun depan," ujar Tamy Pratama.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved