Sejarah Mobil Toyota Fortuner, Pertama Impor dari Thailand Kemudian Produksi Sendiri di Tanah Air

Pada September 2008, Fortuner pun mengalami facelift minor yang berfokus pada tampilan mobil.

Sejarah Mobil Toyota Fortuner, Pertama Impor dari Thailand Kemudian Produksi Sendiri di Tanah Air
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
ALL NEW TOYOTA FORTUNER - Seorang model berpose di depan All New Toyota Fortuner pada sebuah kawasan perkotaan Bandung, Jawa Barat, Maret 2016. Kehadiran line-up terbaru high SUV Toyota yang diluncurkan PT Toyota-Astra Motor (TAM) pertengahan Januari 2016 lalu mendapat respon pasar yang positif karena hingga akhir Februari telah mencatatkan perolehan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) mencapai 7.000 unit All New Fortuner tipe SRZ dan VRZ. 

RIBUNJUALBELI.COM - Toyota Fortuner sudah mengaspal di Indonesia selama 15 tahun sejak kemunculannya di tahun 2005.

Saat itu Fortuner masih impor dari Thailand dalam kondisi CBU (completely built up) dan hanya ditawarkan dengan varian mesin bensin.

Mesin 2TR-FE tersebut menghasilkan tenaga 161 daya kuda, cukup bertenaga untuk diajak berlari.

Setahun setelahnya, TMMIN (Toyota Motor Manufacturing Indonesia) akhirnya mulai merakit Fortuner di Karawang dan sudah mengandung 45% komponen lokal.

Meski mendapat respon positif, banyak yang mengeluhkan borosnya konsumsi bahan bakar Toyota Fortuner dengan mesin bensin.

Akhirnya pada tahun 2007 Toyota Fortuner Diesel dengan mesin 2KD-FTV diperkenalkan meski awalnya hanya ditawarkan dalam satu varian, 2.5 G M/T Diesel.

BACA SELENGKAPNYA -->

Sejarah Mobil Toyota Fortuner di Indonesia, Pertama Impor dari Thailand Kemudian Produksi Sendiri di Tanah Air
Editor: haerahr
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved