Duet Rider Ini Siap Jelajahi Jawa Sampai Flores untuk Berburu Keanekaragaman Kopi

Di Jawa Barat, Indonesia Coffeeride akan menyambangi kopi Java Preanger, kopi Manglayang dan kopi Malabar

Duet Rider Ini Siap Jelajahi Jawa Sampai Flores untuk Berburu Keanekaragaman Kopi
HANDOUT
Duet rider Tanah Air, Elsid Arendra Filemon dan Deni Kristiyanto siap menggelar kegiatan touring jarak jauh lagi menelusuri Pulau Jawa dan Flores untuk menyambangi dari dekat sejumlah daerah penghasil kopi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Duet rider Tanah Air, Elsid Arendra Filemon dan Deni Kristiyanto siap menggelar kegiatan touring jarak jauh lagi menelusuri Pulau Jawa dan Flores untuk menyambangi dari dekat daerah-daerah penghasil kopi.

"Sesuai namanya, kami akan mendatangi lokasi penghasil kopi asli Indonesia dari Jawa, Bali, Lombok sampai Labuan Bajo," kata Elsid Arendra Filemon, penggagas Indonesia Culinaride dalam keterangan persnya kepada Tribunnews.

Dia menyatakan, dirinya Deni Kristiyanto memulai perjalanan pada 10 Januari 2020 dari Jakarta dan akan mengakhiri perjalanan pada 29 Januari 2020 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Dari Jakarta mereka akan menuju Bandung dan Garut dengan mengendarai peda motor BMW G310 GS Adventure yang disiapkan oleh Maxindo Moto, agen pemegang merk BMW Motorrad di Indonesia.

Di Jawa Barat, Indonesia Coffeeride akan menyambangi kopi Java Preanger, kopi Manglayang dan kopi Malabar yang selama ini kondang di masyarakat.

Kemudian mereka menuju Petungkriyono, Pekalongan, untuk melihat dari dekat pohon kopi sebesar pelukan tangan orang dewasa.

Baca: 5 Keuntungan Minum Kopi tanpa Gula bagi Kesehatan, Turunkan Risiko Diabetes dan Kanker

Petungkriyono mempunyai keunikan kopi tersendiri karena di sana kopi tidak dibudidayakan seperti kebun kopi. Petani kopi di sana memetik kopi yang tumbuh liar di hutan lindung.

Perjalanan dilanjutkan ke Ambarawa untuk menyambangi kopi Banaran lalu ke kota Yogyakarta dan Kulon Progo untuk menyambangi Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dan desa binaan Angkasa Pura I di Kulon Progo.

Perjalanan dilanjutkan ke Bondowoso dan Banyuwangi. Kopi Bondowoso menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Kemudian mereka menyeberang menuju bali untuk melihat dari dekat perkebunan kopi Kintamani yang terkenal dengan kopi Luwak dan kopi yang kental dengan aroma buah.

Tim selanjutnya berkendara menuju Lombok untuk melihat lebih dekat kopi Sajan di Sembalun dan kopi Rau di Lombok Timur.

Bajawa adalah tujuan terakhir dari tim Indonesia Coffeeride. Bajawa sudah terkenal hingga ke manca negara sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di Indonesia.

"Angkasa Pura I sebagai perusahaan di bidang kebandarudaraan juga memiliki komitmen terhadap pengembangan destinasi pariwisata dan perekonomian masyarakat di wilayah bandara kelolaan perusahaan berada.

Vice President Corporate Secretary Angkasa Pura I Handy Heryudhitiawan mengatakan, perusahaannya membina pengusaha kopi lokal di beberapa wilayah.

"Kami percaya perkembangan industri kopi daerah juga akan menambah atraksi dan berdampak positif terhadap perkembangan destinasi daerah. Karena itu kami mendukung upaya untuk mempromosikan kekhasan dan kekayaan budaya kopi di Indonesia seperti Indonesia Coffeeride ini," ujar Handy. 

Beberapa pengusaha kopi mitra binaan Angkasa Pura I adalah Istana Kopi Lombok, Kopi Bubuk Bali Wahana, Kopi Murni Bali Dewata, Kopi Pace Papua, Warung Kopi DST Yogyakarta, Warung Kopi Dua Putra Surabaya.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved