Breaking News:

Banderol Honda Jazz Seken Lebih Stabil dari Toyota Yaris dan Suzuki Swift

Meski segmen hatchback cenderung lesu dan semakin menurun di Indonesia, tapi dari sisi penjualan di pasar mobil bekas, relatif normal.

(Kompas.com/Alsadad Rudi)
Ilustrasi: Deretan mobil bekas yang dijual di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (13/2/2018).(Kompas.com/Alsadad Rudi) 

TRIBUNNEWS.COM - Meski segmen hatchback cenderung lesu dan semakin menurun di Indonesia, tapi dari sisi penjualan di pasar mobil bekas, relatif normal.

Artinya, penikmat hatchback belum turun signifikan layaknya di mobil baru.

Dari ragam hatchback yang dipasarkan di Indonesia, Honda Jazz menjadi produk yang paling stabil harga jualnya. Bahkan untuk model lawas atau generasi awal-awal pun masih banyak yang mencari.

Lantaran itu para pedagang mobil bekas pun lebih cenderung memilih menyetok Jazz dibandingkan hatchback lainnya. Hal ini diungkapkan oleh Ridwan, salah satu pemilik showroom mobil seken Cemerlang di wilayah Jakarta Timur.

"Selain harganya stabil, dalam arti tidak mengalami penurunan yang besar, pasarnya juga memang masih bagus. Pernah dapat model yang awal-awal masih i-DSI juga cepat laku, tidak sampai berbulan-bulan," kata Ridwan saat dihubungi, Jumat (17/1/2020).

Untuk kisaran harga, model i-DSI lansiran 2005 atau sering disebut GD3 diklaim Ridwan memang saat ini sudah sangat turun, banderol tertingginya berkisar Rp 97 jutaan.

Itu tergantung dari kondisinya, bila bodi sudah kusam atau sisi originalitasnya sudah berkurang bisa lebih murah.

Baca: Video Pria Nekat Curi Mobil Honda Jazz, Istrinya Lupa Dibawa & Ditinggal di TKP, Aksinya Viral!

Sementara untuk yang model keluaran 2010 dengan mesin i-VTEC, memang sedikit mahal lantara usianya lebih muda, kisaran harganya masih berada di Rp 145 jutaan. Kalau model terbaru lansiran 2017, harganya masih bertahan di kisaran Rp 180 jutaan.

Hal senada juga diutarakan oleh Senior Manager Marketing WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih. Menurut dia, Jazz memiliki pasar yang cukup bagus karena peminatnya lebih luas dibandingkan Yaris atau Swift, karena itu pula penyusutan harganya relatif lebih stabil.

"Kalau Yaris itu memang susah, sementara Suzuki Swift konsumennya itu lebih loyalis. Untuk Jazz karena pasarnya lebih umum, dalam arti orang suka desain terus punya bagasi yang lapang, jadi populasinya juga banyak. Boleh dibilang Jazz konsumennya lintas umur, karena tidak anak muda saja yang pakai," ucap Herjanto.

Dengan kriteria harga yang masih stabil, menurut Herjanto membuat pedagang lebih percaya diri menjual Jazz dibandingkan merek hatchback lain.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Honda Jazz Seken Lebih Dicari daripada Yaris dan Swift"

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved