Hino Tepis Persepsi Busnya Tak Mumpuni untuk Trayek Jauh Via Tol Trans Jawa

Performa bus buatan Hino disebut mumpuni untuk mengarungi trayek jaraj jauh via tol Trans Jawa tanpa ditemukan kendala berarti.

Hino Tepis Persepsi Busnya Tak Mumpuni untuk Trayek Jauh Via Tol Trans Jawa
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Armada bus malam AKAP PO Sinar Jaya Suite Class untuk trayek Jakarta-Surabaya full via Tol Trans Jawa terparkir di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Rabu, 15 Januari 2020. Bus ini menggunakan chassis dan mesin Hino RN 285 bermesin diesel commonrail 4 langkah segaris denhan turbo charged intercooler berkapasitas 7.684 cc. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di sebagian kalangan pengusaha ada persepsi bahwa bus Hino kurang cocok untuk dioperasikan sebagai bus antar kota antar provinsi yang melayani trayek jauh melintasi rute full tol seperti dari Jakarta ke Surabaya via tol Trans Jawa.

Alasannya, kapasitas kubikasi mesin bus Hino relatif lebih kecil dari bus-bus buatan pabrikan Eropa, yakni hanya 7.000-an cc. Sementara, bus-bus buatan Eropa memiliki kubikasi mesin hingga 12.000 cc.

Namun persepsi itu dibantah oleh Direktur Penjualan dan Promosi HMSI Santika Wardoyo.

Ditemui di acara Hino Media Gathering, di Jakarta, Kamis (23/1/2020), Santiko Wardoyo menyatakan pihaknya sudah melakukan pengetesan langsung performa busnya dengan melibatkan operator bus malam AKAP yang memiliki rute jarak jauh full tol Trans Jawa.

Hasilnya, performa bus buatan Hino mumpuni untuk mengarungi trayek sejauh kurang lebih 750 kilometer tersebut tanpa ditemukan kendala berarti. 

Baca: Masyarakat Beralih ke Jalan Tol, Pertamina: Penjualan Avtur Turun

Santiko menyebut, operator bus malam AKAP yang diajak mengetes langsung performa bus Hino tersebut adalah PO Sinar Jaya, satu dari beberapa perusahaan otobus yang mendapat lisensi dari Kementerian Perhubungan RI mmebuka trayek bus malam AKAP Jakarta-Surabaya full via tol Trans Jawa.

Baca: Ada Jalan Bernada di Tol Trans Jawa, saat Dilewati Bisa Ciptakan Alunan Lagu Happy Birthday

Tipe bus yang dites performanya adalah bus Hino RN285, bus bermesin belakang berkapasitas hingga 60 penumpang bermesin diesel commonrail berkapasitas 7.684 cc empat silinder segaris dengan Turbo Charged Intercooler.

"Kita sudah lakukan pengujian dengan uji coba tes jalan di tol Trans Jawa memakai bus dari PO Sinar Jaya. Setelah uji coba, rata-rata temperatur oli mesinnya di 106 derajat Celcius. temperatur oli mesin paling tinggi di 119,5 derajat Celcius dan 143 derajat Celcius," ungkap Santiko.

Santiko menyatakan, pengetesan ini dilakukan di siang hari yang tentu saja suhu udara di jalan tol lebih panas dari malam hari.

Dengan data-data yang didapat ini, oli di mesin J08E – VT di bus Hino RN 285 terbukti tidak mengalami panas berlebih alias overheating.

Halaman
12
Penulis: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved