Breaking News:

Layanan di Bengkel Turun 40 Persen, Toyota Mobile Service Malah Naik 2 Kali Lipat

Selama ditutupnya diler, TAM mengalihkan semua proses perbaikan melalui Toyota Mobile Service (TMS) dan Pick-up Service

NET
ILUSTRASI : Kegiatan salah satu bengel layanan Toyota 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Toyota Astra Motor (TAM) mulai menutup sementara operasional beberapa diler mereka.

Hal tersebut sebagai langkah mendukung imbauan pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Baca: Beri Cashback, Pertamina ajak Ojol menjadi Mitra Delivery Service BBM, LPG Bright Gas, dan Pelumas

Selama ditutupnya diler, TAM mengalihkan semua proses perbaikan melalui Toyota Mobile Service (TMS) dan Pick-up Service.

Sejalan dengan hal tersebut, permintaan terhadap TMS mulai banyak diminati konsumen.

"Setelah adanya PSBB peningkatannya cukup signifikan. Jadi kalau kita bandingkan sebelum PSBB dengan setelah PSBB, misalnya Jakarta, permintaan terhadap Mobile Service ini naik dua kali lipat," tutur Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmy Suwandi saat acara Ngobrol Santai via daring, Rabu (29/4/2020).

Kemudian jika dibandingkan dengan servis di bengkel dengan menggunakan TMS, perbaikan di bengkel turun sekitar hampir 30-40 persen.

"Ini juga dipengaruhi oleh bengkelnya banyak yang tutup, tapi kalau Mobile Service, penurunannya tidak sampai 10 persen, paling cuma 5 persen," ungkap Anton.

Kebanyakan pengguna TMS selama masa PSBB merupakan pengguna baru yang pertama kali menggunakan layanan tersebut.

"Jadi kebanyakan konsumen yang menggunakan Mobils Service saat ini ialah konsumen yang baru pertama kali menggunakan Mobile Service. Saya yakin mereka yang sudah menggunakan dan pastinya cukup puas dengan pelayanannya kedepannya mungkin permintaan mobil servis akan semakin banyak," terangnya.

Anton memprediksi, layanan servis di rumah akan menjadi kebiasaan baru konsumen Toyota.

Di luar Mobile Service, ada pula layanan Pickup Delivery yang dapat digunakan jika kendaraan rusak dalam keadaan darurat.

Baca: Ada Physical Distancing, Daihatsu Mobile Service Siap Layani Konsumen

Pickup Delivery juga disebut TAM mengalami peningkatan permintaan.

"Pick-up Delivery pun mengalami peningkatan. Jumlahnya memang belum banyak tetapi permintaannya saya kira bulan perbulan nantinya akan semakin lebih banyak," jelas Anton.

Berita Populer
Penulis: Lita febriani
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved