Breaking News:

Deretan Motor Honda dan Yamaha Legendaris yang Banyak Dicari di Indonesia

Berikut ini deretan motor Honda dan Yamaha legendaris yang hingga kini masih banyak dicari di Indonesia

Dok. M+
Honda NSR150 SP Rothmans 

TRIBUNNEWS.COM - Penggemar sepeda motor di Indonesia bisa dibilang tidak sedikit.

Ada dua pabrikan besar yang hingga sekarang memiliki fanboy yang kuat.

Dua pabrikan besar tersebut yakni Honda dan Yamaha.

Saking banyaknya fanboy dua pabrikan asal Jepang tersebut hingga melahirkan kolektor motor lawas dari kedua parbikan.

Banyak orang rela merogoh kocek dalam-dalam untuk mendapatkan motor legendaris dari dua pabrikan tersebut.

Berikut ini Tribunnews.com rangkum deretan motor legendaris yang banyak dicari di Indonesia dari Honda dan Yamaha

1. Honda C70

Juara 4: Modifikasi motor klasik Honda C70 di FDR Kawahara Indomodif Contest 2019.
Juara 4: Modifikasi motor klasik Honda C70 di FDR Kawahara Indomodif Contest 2019. (IST)

Dikutip dari Kompas.com, C70 merupakan motor bebek yang populer di Indonesia.

Motor produksi tahun 1971 ini dijuluki Honda Pitung.

Julukan pitung tak hanya sekadar julukan.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa nama tersebut merupakan sebuah plesetan dari bahasa Jawa "pitung puluh" yang artinya tujuh puluh.

Di pasaran, tak hanya ada satu varian model C series saja.

Masih banyak lainnya seperti C50, C80, C90, C100, C100EX, C125, dan masih banyak lainnya.

Meski begitu, yang paling banyak dicari yakni C70.

Walau telah berumur, suku cadang C70 masih cukup mudah ditemukan di pasaran.

2. Honda CB100

Honda CB100
Honda CB100 (Instagram @motor_tua_jakarta)

Honda CB100 merupakan motor sport naked terlalis pada masanya.

Saking legendarisnya, banyak pecinta otomotif yang menyulap motor Honda lainnya menjadi Honda CB.

Sebut saja Honda Tiger, Megapro, hingga GL.

Meski legendaris, harga CB100 terbilang cukup terjangkau.

Untuk kondisi yang masih sangat baik dan orisinal bisa mencapai puluhan juta rupiah.

3. Honda Astrea Grand

Honda Astrea Grand tampil kinclong
Honda Astrea Grand tampil kinclong (instagram/deckysastra)

Tak diragukan lagi, motor bebek yang tangguh dan irit ini menjadi salah satu motor legendaris yang saat ini banyak dicari.

Dengan model yang tidak "neko-neko" ini banyak membuat jatuh hati para pecinta motor.

Ada dua tipe dari Astrea Grand.

Yang pertama yakni model tahun 1991 dengan buritan yang rata.

Sedangkan model kedua yakni di atas stop lamb sudah ada tambahan lampu kecil.

Model yang banyak dicari adalah generasi awal atau bisa disebut "Astrea Bulus".

Pasarannya sendiri sekitar Rp 8 jutaan tergantung kondisi.

4. Honda Tiger

Honda Tiger 2000
Honda Tiger 2000 (Old Tiger Cirebon)

Siapa yang tak kenal Honda Tiger?

Motor cruiser dari Honda ini menjadi model pembeda di masanya.

Jika pabrikan lain sedang tren dengan 2-tak, Honda pada tahun 1993 telah mengeluarkan motor naked 200cc dengan model mesin 4-tak.

Motor ini pada zamannya dianggap motor mahal.

Motor yang disuntik mati pada 2013 lalu ini menjadi flagship atau jajaran teratas produk Honda.

Di bawahnya ada saudaranya, GL Pro.

Selama 20 tahun, Honda Tiger memiliki 5 generasi.

5. Honda NSR Series

Honda NSR150 SP Rothmans
Honda NSR150 SP Rothmans (Dok. MotoPlus)

NSR 150 ada beberapa seri, mulai dari NSR 150 R, NSR 150 RR Astra, NSR 150 RR, dan NSR 150 SP.

Motor sport 2-tak 150 cc ini bisa dibilang sebagai motor hobi.

Dahulu, sebagian tipenya berstatus motor impor alias Completely Built Up (CBU) dan sebagian lagi rakitan lokal.

Karena CBU, motor ini terkenal cukup mahal.

Motor sport ini memiliki reputasi besar karena masuk dalam keluarga NSR.

Pamor NSR meningkat berkat digunakan di ajang balap GP500.

NSR500 kerap menang di tangan Mick Doohan dan dilanjutkan oleh Valentino Rossi.

6. Yamaha DT100

Yamaha DT100
Yamaha DT100 (Kompas.com)

Beralih ke pabrikan "sebelah", alah satu motor Yamaha yang kini masih dicari yakni Yamaha DT100.

Motor 2-tak ini masuk ke Indonesia pada tahun 1976.

Populernya motor ini karena pada zamannya kerap dipakai anak muda dan sering muncul di berbagai film layar lebar.

Motor yang juga disebut Yamaha Enduro ini dibekali mesin 2-tak 97cc.

Motor trail ini masih banyak dicari para kolektor dan pencinta olahraga atau balap off road.

7. Yamaha RX-King

Yamaha RX-King milik Ikhsan Egi
Yamaha RX-King milik Ikhsan Egi (IST)

Sama seperti Honda Tiger, siapa ya tak kenal Yamaha RX-King.

Motor yang dicap "motor jambret" ini hingga sekarang masih mempunyai banyak penggemar setia.

Mesin 2-tak 135cc ini membuat banyak orang jatuh hati.

Dengan perawatan yang mudah dan mesinnya yang garang membuat RX-King tak sepi peminat.

Bahkan, banyak penggemar yang rela merogoh kocek sangat dalam untuk memiliki RX-King yang masih orisinal.

Tercatat, belum lama ini sebuah RX-King berhasil terjual dengan harga Rp 150 juta.

Faktor utama yang membuat motor tersebut mahal adalah kondisinya yang disebut New Old Stock (NOS).

8. Yamaha F1ZR

Yamaha F1ZR Caltex Edition
Yamaha F1ZR Caltex Edition (GridOto.com/Agun)

Salah satu motor 2-tak yang masih digandrungi yakni Yamaha F1ZR.

Motor yang dipasarkan sejak 1997 dan disuntik mati pada 2004 ini cukup familiar di telinga para penggemar otomotif.

Dipasaran, harga motor ini tidak fantastis seperti motor lawas 2-tak lainnya.

9. Yamaha TZM 150

Yamaha TZM 150
Yamaha TZM 150 (Dok. Ricky Mahendra via Kompas.com)

TZM 150 banyak dicari karena populasinya yang cukup langka.

Sebab, motor impor yang dijual di era '90-an ini masa penjualannya cukup singkat.

Saat itu, harga motor impor sudah cukup mahal dan ditambah krisis moneter di Indonesia membuat penjualan motor ini terpaksa dihentikan.

Secara performa, TZM 150 mampu bersaing dengan berbagai kompetitornya, seperti Suzuki RGR 150, Kawasaki Ninja 150, dan Honda NSR 150 R.

(Tribunnews.com/Renald)(Kompas.com/Donny Dwisatryo Priyantoro)

TZM 150 banyak dicari karena populasinya yang cukup langka.

Sebab, motor impor yang dijual di era '90-an ini masa penjualannya cukup singkat.

Saat itu, harga motor impor sudah cukup mahal dan ditambah krisis moneter di Indonesia membuat penjualan motor ini terpaksa dihentikan.

Secara performa, TZM 150 mampu bersaing dengan berbagai kompetitornya, seperti Suzuki RGR 150, Kawasaki Ninja 150, dan Honda NSR 150 R.

(Tribunnews.com/Renald)(Kompas.com/Donny Dwisatryo Priyantoro)

Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved