Dihadang Pandemi, Rencana Merakit Lokal Low MPV Renault Triber di Indonesia Masih on Track

Maxindo menyebut, minggu ini pihaknya akan membahas hal tersebut dengan Kementerian Perindustrian.

TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
MPV murah Renault Triber diluncurkan dan dipamerkan di booth Renault di pameran otomotif GIIAS 2019, Sabtu (27/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) menyebut bahwa rencana merakit secara lokal atau Completely Knock Down (CKD) model low MPV Renault Triber di Indonesia masih on track.

Sesuai namanya, CKD berarti sebuah mobil yang dirakit di dalam negeri.

"Rencana itu masih on track, jadi kita masih terus berdiskusi dengan global didukung dengan Asia Pasifik. Jadi bagaimana caranya agar Triber ini bisa dirakit di Indonesia," tutur COO PT Maxindo Renault Indonesia (MRI), Davy J Tuilan, Senin (18/5/2020).

Meski belum menyebut kapan akan mulai CKD, MRI mengungkap pihaknya tengah agresif berdiskusi dengan pihak Renault global.

Baca: Penerbangan Batik Air Jakarta-Bali Stop Sementara karena Dihukum Kemenhub

"Jadi saat ini kami sedang agresif diskusi dengan prinsiple untuk bagaimana kita membicarakan supaya Triber bisa dipasarkan atau dirakit di Indonesia, jadi rencananya masih on track," jelas Davy.

Baca: Inden MPV Renault Triber Tembus 1.500 Unit, Pengiriman Dilakukan Bertahap Sampai Juni

Davy menyebut minggu ini pihaknya akan membahas hal tersebut dengan Kementerian Perindustrian. 

"Minggu ini kita akan ada diskusi dengan kementerian perindustrian untuk mendiskusikan skenario-skenario yang sudah kami buat untuk investasi Renault di Indonesia," terangnya.

Penulis: Lita febriani
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved