Breaking News:

Perusahaan Konsorsium Inggris Kembangkan ''Bajaj'' Listrik

sasis Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) yang telah dirancang D2H juga memikirkan standar keselamatan di segmen harga kendaraan tersebut.

ist
Prototipe Bajaj listrik yang dikembangkan perusahaan konsorsium Inggris 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan teknik yang berbasis di Inggris yakni D2H berencana meluncurkan kendaraan alternatif yang ramah lingkungan untuk menggantikan bajaj yang sudah lama eksis.

D2H memimpin perusahaan konsorsium Inggris untuk merancang sasis kendaraan listrik inovatif berbiaya rendah yang berpotensi menggantikan bajaj, Tuk tuk atau kendaraan sejenisnya.

Desain yang dibuat D2H tersebut memenuhi klasifikasi L7E Heavy Quadricycle EU, yang berarti saat ini dibebaskan dari penilaian pengujian kecelakaan.

Meski demikian, sasis Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) yang telah dirancang D2H juga memikirkan standar keselamatan di segmen harga kendaraan tersebut.

Untuk bentuknya yang sekarang, kendaraan listrik ini menggunakan suspensi, rem dan kemudi dari sasis prototipe yang mereka rancang.

Kendaraan ini menggunakan penggerak roda depan dari motor yang dipasang di depan dan baterai yang disimpan di antara roda belakang.

Direktur Teknik D2H, Matthew Hicks mengatakan bahwa berat desain kendaraan adalah 480 kg, tidak termasuk baterai.

"Kami merancang untuk menggunakan powertrain tegangan rendah, namun kami tidak memiliki solusi spesifik untuk hal ini. Kami membayangkan daya dan pendinginan yang cukup untuk penggunaan terus menerus selama 12 jam. Ini adalah kendaraan utilitas dan harus tetap digunakan untuk jangka waktu lama," tutur Hicks dikutip dari Carscoops, Kamis (2/7/2020).

Mitra konsorsium, Coventive Composites telah mengembangkan polimer termoplastik serat alami berbasis rami untuk panel yang dipasang pada sasis, dimana sebagian besar terikat satu sama lain.

Halaman
12
Penulis: Lita febriani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved