Breaking News:

Jangan Terkecoh, Kilometer Rendah Bukan Jaminan Saat Beli Mobil Bekas, Ini Alasannya

Saat Anda membeli mobil bekas, tak jarang pertimbangan pertama Anda yaitu mencari yang angka odometernya rendah, logika ini tak sepenuhnya benar

TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Sejumlah mekanik sedang melakukan pengecekan mobil sebelum siap di jual di pasaran di bengkel Blue Bird Jalan Brigjen Sudiarto 492 Pedurungan Kota Semarang, Kamis (24/10). Salah satu keunggulan membeli mobil bekas taksi Blue Bird adalah konsumen akan mendapatkan garansi pembelian selama 6 bulan seperti garansi mesin. Selain itu taksi bekas Blue Bird selalu mendapatkan perawatan rutin seperti service berkala. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNJUALBELI.COM - Saat Anda membeli mobil bekas, tak jarang pertimbangan pertama Anda yaitu mencari yang angka odometernya rendah.

Logika seperti itu tidak sepenuhnya benar, sebab yang paling menentukan kondisi mobil adalah riwayat perawatannya.

Asumsinya bisa salah ketika mobil bekas 10.000 km dianggap lebih sehat ketimbang 30.000 km.

Menurut Service Part Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Anjar Rosjadi, kondisi mobil tergantung cara pemakaian dan perawatan pemilik.

“Sebetulnya angka odometer tidak bisa jadi patokan utama."

"Riwayat berkala kendaraan itu sendiri lah yang menentukan,” ujar Anjar kepada Kompas.com.

Sebelum membeli mobil bekas, ada baiknya melontarkan pertanyaan kepada penjual tentang sejarah perawatan.

Akan lebih baik jika jawabannya ditunjang data valid, misalnya dari bengkel resmi.

Ke Halaman 2 ==>

Penulis: Andra Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved