Breaking News:

Ini Alasan Mengapa Mobil Buatan Jepang Lebih Laris daripada Produksi Eropa

Pasar mobil Eropa di Indonesia tidak semujur dengan mobil pabrikan Jepang, banyak pabrik mobil Eropa bangkrut dan gulung tikar di Indonesia

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Salah seorang bagian marketing (kanan) memberi penjelasan kepada dua orang calon pembeli mobil Daihatsu seken. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNJUALBELI.COM - Pasar mobil Eropa di Indonesia tidak semujur dengan mobil pabrikan Jepang.

Bahkan sampai sampai beberapa pabrik mobil asal eropa di Indonesia gulung tikar.

Contoh yang sudah terjadi yaitu dengan bangkrutnya pabrik Ford dan Chevrolet di Indonesia.

Perbedaan permintaan dan penjualan mobil eropa dan jepang memang terlihat jelas sekali.

Banyak konsumen yang cenderung memilih membeli mobil asal pabrikan Jepang, tentunya dengan berbagai pertimbangan.

Mulai ketersediaan suku cadang, perawatan yang dinilai lebih mudah, serta harga komponen dianggap lebih murah dibandingkan mobil pabrikan Eropa.

Kondisi inilah yang kemudian membuat keberadaan mobil asal benua biru tidak begitu diminati oleh konsumen terlebih bagi para pembeli pemula.

Herjanto Kosasih, Senior Manager Marketing Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, mengatakan, saat ini penjualan mobil bekas memang mengalami peningkatan.

Hanya saja, kenaikan penjualan itu hanya terjadi pada mobil bekas dari pabrikan Jepang, dan tidak termasuk mobil-mobil Eropa.

“Mobil dari pabrikan Eropa bukan belum ada (kenaikan), tapi beli sparepart-nya mahal dan ini tetap menjadi pertimbangan pembeli,” ujarnya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Ke Halaman 2 ==> 

Penulis: Andra Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved