Breaking News:

Honda Belum Putuskan Jenis Kendaraan Listrik yang Akan Dipasarkan ke Indonesia

Honda tengah melakukan studi untuk mempelajari pilihan kendaraan yang pas untuk konsumen Indonesia.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo saat peluncuran aplikasi PLN Charge.IN di Jakarta, Jumat (29/1/2021). PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) meluncurkan aplikasi Charge.IN bagi pengguna kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB), aplikasi tersebut dapat digunakan untuk mengisi daya kendaraan di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Dengan hadirnya aplikasi itu diharapkan dapat mendorong penggunaan kendaraan listrik lebih masif dalam beberapa waktu ke depan. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Honda Prospect Motor (HPM) menyatakan akan memboyong kendaraan ramah lingkungan yang mendukung program pengurangan emisi gas buang pemerintah ke Indonesia.

Honda tengah melakukan studi untuk mempelajari pilihan kendaraan yang pas untuk konsumen Indonesia.

"Produk elektrifikasi kita punya baterai, plug-in dan hybrid, kita semua punya. Untuk elektrifikasi di Indonesia kita perlu pelajari benar-benar, supaya cocok dengan kebutuhan konsumen," ungkap Bussiness Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy saat ditemui di Showroom Honda Prospect Motor, Jalan Gaia Motor I, Jakarta Utara, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Erick Thohir: Kendaraan Listrik dan Digitalisasi Finansial Akan Bikin Sunset 2 Jenis Bisnis Ini

Honda juga mempelajari ketersediaan infrastruktur dan regulasi yang ada. Jika saat sudah pas dan waktunya tepat, pihaknya akan segera mengenalkan produk elektrifikasi mereka.

Baca juga: PLN Akan Bangun SPKLU di Hotel Hingga Mal untuk Percepat Penetrasi Kendaraan Listrik

"Kita ingin mengenalkan produk yang cocok untuk konsumen. Tetapi bukan berarti kita tidak melakukan, tetapi kita masih pelajari terus. Program pemerintah ini bagus untuk menurunkan emisi CO2, tidak mungkin kita tidak ikut," tutur Billy.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved