Breaking News:

Mitsubishi Kecewa Pajero Sport Tak Masuk Relaksasi PPnBM, Ini Kata Pengamat Otomotif

MMKSI mengungkap kekecewaan saat produknya Pajero Sport tak masuk kriteria penerima relaksasi PPnBM

ist
New Pajero Sport hadir dengan penyegaran desain pada sisi eksterior dengan bahasa desain "Dynamic Shield" khas Mitsubishi Motors. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah memperluas relaksasi pajak PPnBM untuk mobil dengan kapasitas mesin 2.500 cc.

Dengan kriteria mobil harus dibuat di dalam negeri dan memiliki komponen lokal minimal 60 persen, Kementerin Perindustrian merilis lima model dari dua pabrikan otomotif, diantaranya Toyota Innova dan Fortuner, serta Honda CRV, HRV dan Honda City Hatchback.

Sebagai Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan Mitsubishi di Indonesia, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengungkap kekecewaan saat produknya Pajero Sport tak masuk kriteria penerima relaksasi PPnBM.

Baca juga: Relaksasi PPnBM Mobil Baru Nol Persen Membuat Penjualan Honda dan Mitsubishi Naik

Pengamat Otomotif, Riyanto menilai kekecewaan Mitsubishi wajar, karena produk SUV andalan mereka tak bisa menerima insentif PPnBM.

"Menurut saya Mitsubishi kecewa sih wajar ya. Tapi relaksasi PPnBM itu untuk menggerakkan industri otomotif dan komponen lokal. Aturan ini diberikan agar dampak ekonomi dari relaksasi ini memberikan multiplier ekonomi yang tinggi," ungkap Riyanto saat dihubungi Tribunnews, Rabu (7/4/2021).

Lebih lanjut, Riyanto menyarankan agar Mitsubishi segera meningkatkan kandungan lokal untuk produknya.

"Saya sarankan Mitsubishi meningkatkan kandungan lokal, agar dapat pengurangan PPnBM," imbuhnya.

Penulis: Lita febriani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved