Breaking News:

Selama Pandemi, Astra Financial Relaksasi Kredit Senilai Rp 31 Triliun kepada 1 Juta Lebih Pelanggan

Kebijakan relaksasi kredit kepada pelanggan Astra, khususnya pelanggan Astra Financial telah dilaksanakan sejak Maret 2020

screenshot
Director-In-Charge Astra Financial, Transportation & Logistic Suparno Djasmin di acara Silaturahmi Virtual Bersama 61 Pemimpin & Tokoh Media pada Senin (14/6/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Astra Financial, Transportation & Logistic terlibat aktif mendukung pelaksanaan kebijakan relaksasi kredit yang digulirkan pemerintah sejak Maret 2020.

Hal ini dilakukan untuk mempertahankan daya beli konsumen, sehingga laju ekonomi dapat perlahan tumbuh secara bertahap.

Kebijakan relaksasi kredit kepada pelanggan Astra, khususnya pelanggan Astra Financial telah dilaksanakan sejak Maret 2020 hingga Desember 2020.

Baca juga: Relaksasi PPnBM 100 Persen untuk Mobil 1.500 CC Diperpanjang, Honda Maksimalkan Kapasitas Produksi

Sepanjang tahun tersebut, relaksasi kredit yang diberikan perusahaan pembiayaan Astra mencapai hingga Rp 31 triliun yang diberikan kepada lebih dari 1 juta pelanggan. Angka tersebut merupakan 16 persen dari total nilai relaksasi di industri multifinance Indonesia.

Baca juga: Apindo Minta Kompensasi Relaksasi Pajak Daerah Jika DKI Jakarta Kembali Berlakukan PSBB

“Astra Financial, Transportation & Logistic, sebagai bagian dari keluarga besar Astra, senantiasa mendukung masyarakat dan pemerintah agar kita bersama dapat melewati masa pandemi ini. Dukungan tersebut kami wujudkan dengan melaksanakan kebijakan relaksasi kredit kepada sekitar 1 juta pelanggan Astra dengan nilai mencapai Rp 31 triliun, ungkap Director-In-Charge Astra Financial, Transportation & Logistic Suparno Djasmin di acara Silaturahmi Virtual Bersama 61 Pemimpin & Tokoh Media pada Senin (14/6/2021).

Baca juga: Gaikindo Sambut Positif Relaksasi PPnBM 100 Persen Diperpanjang

Suparno Djasmin meyakini kebijakan relaksasi kredit yang mencakup tiga sektor pembiayaan strategis: kredit di sektor pembiayaan roda empat, roda dua, dan kategori alat berat, merupakan salah satu solusi yang dibutuhkan masyarakat Indonesia di tengah masa sulit ini.

Rincian restrukturisasi

Di sektor pembiayaan roda empat, restrukturisasi yang dilakukan ACC, brand dari PT Astra Sedaya Finance sepanjang 2020 mencapai Rp 13,471 triliun dari sekitar 95.254 kontrak.

Baca juga: GoTo Umumkan Jacky Lo Sebagai Chief Financial Officer, Berikut Sosoknya

Di sektor pembiayaan yang sama, TAF dari PT Toyota Astra Financial Services memberikan relaksasi kredit dengan nilai sebesar Rp 5,037 triliun kepada sekitar 35.369 kontrak, sehingga total restrukturisasi untuk roda empat dari Astra Financial tersebut mencapai Rp 18.509 triliun untuk 130.623 kontrak.

Untuk sektor pembiayaan roda dua, FIFGROUP, yang merupakan brand dari PT Federal International Finance, telah menyetujui relaksasi kredit senilai Rp 11,973 triliun yang dilakukan untuk sekitar 931.357 nasabah yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Halaman
123
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved