Breaking News:

Mulai 13 November, DKI Efektifkan Lagi Sanksi Tilang Kendaraan Bermotor Tak Lolos Uji Emisi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengefektifkan sanksi tilang bagi kendaraan mobil dan motor yang tak lulus uji emisi

Editor: Choirul Arifin
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Petugas melakukan pemeriksaan uji emisi kendaraan saat sosialisasi penerapan sanksi Pergub No 66 tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan di Kawasan Tanjung Barat, Jakarta, Rabu (30/12/2020). TRIBUNNEWS/HERUDIN 

 
Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengefektifkan sanksi tilang bagi kendaraan mobil dan motor yang tak lulus uji emisi tapi kendaraannya tetap digunakan di kawasan ibu kota, dan mulai efektif berlaku 13 November 2021.

Penerapan kebijakan ini sempat terkendala akibat pandemi Covid-19. Aturan ini kembali digalakkan sebagai langkah agresif Pemprov DKI menurunkan polusi yang bersumber dari emisi gas buang kendaraan bermotor.

"Mudah-mudahan upaya menciptakan udara bersih di Jakarta ini didukung oleh semua pihak," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto dalam keterangannya, Selasa (26/10/2021).

Ia mengatakan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang dibuat sejak 12 tahun lalu, telah mengatur sanksi bagi kendaraan yang punya gas buang tak sesuai baku mutu.

Baca juga: Gara-gara Pelat Nomor Mobil RFS, Rachel Vennya Terancam Kena Sanksi Tilang

Tindakan penegakan hukum juga semestinya telah berjalan sejak awal tahun 2021, di mana Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor berlaku efektif.

Baca juga: Kendalikan Pencemaran Udara, Pemprov DKI Terapkan Aturan Uji Emisi

Namun karena pandemi melanda dan ibu kota bahkan jadi salah satu episentrum penularan kasus, penegakan hukum terhadap kendaraan yang tak lulus uji emisi sempat ditunda.

Baca juga: Pemerintah Susun Peta Jalan Capai Nol Emisi Karbon di 2060

"Sudah saatnya hukum tersebut kita tegakkan demi kepentingan bersama mewujudkan udara bersih ibu kota," tegasnya.

Asep menerangkan sementara masih dilakukan sosialisasi uji emisi. Nantinya secara bertahap akan dilakukan penegakan hukum berupa tilang oleh kepolisian terhadap kendaraan yang tak lulus uji emisi.

"Ini sebagai upaya memperbaiki kualitas udara di Jakarta," pungkasnya.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved