Rabu, 6 Mei 2026

Jasa Marga: Kecelakaan di Jalan Tol Paling Tinggi Disebabkan oleh Faktor Pengemudi

Berdasarkan data faktor penyebab kecelakaan pada 2021 sampai Oktober, kecelakaan tertinggi adalah disebabkan pengemudi sebesar 82 persen

Tayang:
Dokumentasi Ditlantas Polda Metro Jaya
Sebuah mobil Mercedes-Benz E300 dengan nomor kendaraan B1125 KAD melawan arah di jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR), pada Sabtu (27/11/2021) pukul 17.00 WIB. Jasa Marga: Kecelakaan di Jalan Tol Paling Tinggi Disebabkan oleh Faktor Pengemudi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Operasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Fitri Wiyanti mengatakan, penyebab kecelakaan di jalan tol paling tinggi dikarenakan faktor pengemudi.

Kecelakaan faktor pengemudi tersebut disebabkan oleh kurang antisipasi (tidak fokus, tidak jaga jarak, overspeeding) hingga mengantuk.

"Faktor penyebab kecelakaan tertinggi adalah faktor pengemudi," ujar Fitri Wiyanti dalam Forum Tematik Bakohumas bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), di Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Berdasarkan data faktor penyebab kecelakaan pada 2021 sampai Oktober, kecelakaan tertinggi adalah disebabkan pengemudi sebesar 82 persen.

Sedangkan untuk faktor kendaraan 17 persen, serta faktor jalan dan lingkungannya sebesar 1 persen.

Melihat tingginya faktor penyebab kecelakaan dari pengemudi ini, Fitri menjabarkan apa saja yang menjadi penyebabnya.

"Salah satu hal yang paling berpengaruh adalah kurangnya antisipasi dari pengemudi," katanya.

Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di Salatiga, Seorang Polisi Tewas, Sopir Truk Kabur

Berdasarkan data yang sama, faktor pengemudi adalah kurang antisipasi (tidak fokus, tidak jaga jarak, overspeeding) sebesar 52 persen.

Sementara untuk faktor pengemudi yang mengantuk sebesar adalah 45 persen.

Perlu diketahui, memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi juga dapat membuat pengemudi tidak bisa mengantisipasi rintangan dengan baik.

Rata-rata kendaraan overspeed sampai dengan Oktober 2021 sebesar 14.294 kendaraan/hari.

"Tertinggi terjadi di bulan Januari sebanyak 24.417 kendaraan/hari," sebutnya.

Baca juga: Dua Kecelakaan Laut di Perairan Kaltara: Udi Belum Ditemukan, 5 Korban KM Subur Indah Masih Hilang

Jumlah kendaraan overspeed terbanyak pun terjadi di ruas tol Jalan Layang MBZ, yaitu 32,66 persen dari total kendaraan overspeed di seluruh ruas Jasa Marga Group.

Ingat ya sob, mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi jelas akan berbahaya bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami hal-hal yang menyebabkan kecelakaan di tol agar bisa menghindari.

Artikel ini telah tayang di Gridoto.com dengan judul Pengemudi Wajib Nyimak, Jasa Marga Ungkap Faktor Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol

Sumber: Gridoto
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved