GIIAS 2022

Teknologi SCR Bikin Truk Quester Euro 5 Tetap Bandel Minum Biosolar, Mesin Awet

Teknologi SCR pada truk Quester Euro 5 diklaim produsennya, UD Trucks, membuat mesin tetap bandel meski setiap harus mengkonsumsi biosolar.

Penulis: Choirul Arifin
Tribunnews/Choirul Arifin
Truk Quester Euro 5 tipe GWE 350 dipamerkan di booth UD Trucks di pameran otomotif GIIAS 2022, Jumat, 12 Agustus 2022. 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Truk Quester Euro 5 menjadi satu dari beberapa truk yang dipasarkan agen pemegang merek (APM) di Indonesia yang menggunakan teknologi Selective Catalytic Reduction (SCR) untuk merespon mulai berlakunya aturan emisi gas buang Euro 4 pada kendaraan diesel sejak April 2022 lalu.

Teknologi SCR pada truk Quester Euro 5 diklaim produsennya, UD Trucks, membuat mesin tetap bandel meski setiap harus mengkonsumsi biosolar.

Teknologi SCR ini juga digunakan pada sejumlah truk euro 4 dari pabrikan Eropa yang dipasarkan di Indonesia seperti Mercedes-Benz.

Head of Competence Development PT UD Astra Motor Indonesia (UD AMI), Ali Rachman menjelaskan SCR merupakan teknologi pengendalian emisi yang lebih maju dan bisa melindungi mesin tetap awet selainn juga lebih hemat bahan bakar, dan aman saat menggunakan biosolar.

“Teknologi SCR bekerja mengurangi kadar gas berbahaya (NOx) dan efektif untuk menurunkan NOx," ujarnya di acara diskusi yang diselenggarakan UD Trucks di pameran otomotif GIIAS 2022 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (18/8/2022).

Ali menjelaskan, teknologi SCR bekerja dengan cara menyemprotkan cairan urea (AdBlue) pada proses gas buang yang terpisah dari mesin utama sebelum kemudian emisi gas buang truk dibuang ke udara.

Diskusi Quester GIIAS 2022
Diskusi membedah teknologi SCR di truk Quester Euro 5 di booth UD Trucks di pameran otomotif GIIAS 2022, Kamis, 19 Agustus 2022.

“Teknologi ini mampu mereduksi emisi gas buang tanpa mengganggu mesin utamanya. Emisi gas buang truk menjadi lebih ramah lingkungan dan membuat awet mesin," sebut Ali.

Teknologi SCR ini juga membuat truk Quester tidak mengalami kendala jika harus menggunakan bahan bakar solar campuran minyak nabati sawit, Bio Solar.

Menurut Ali, SCR merupakan proses pengendalian emisi gas buang yang dilakukan setelah pembakaran dari mesin danberoperasi pada suhu pembakaran mesin yang optimal.

Suhu pembakaran mesin yang optimal menghasilkan efisiensi bahan bakar yang tinggi atau lebih hemat dan menghasilkan lebih banyak NOx dan sedikit PM (Particulate Matter) yang mana kelebihan NOx ini akan dikurangi oleh peran cairan AdBlue ke gas buang.

Baca juga: UD Trucks Hadirkan 4 Truk Quester Euro 5 untuk Sektor Logistik di GIIAS 2022

AdBlue merupakan cairan yang digunakan untuk mengurangi NOx yang dihasilkan oleh mesin diesel.

Konsumsi AdBlue pada truk Quester sekitar 3 sampai 5 persen dari pemakaian solar. Dalam sekali pengisian AdBlue, setara dengan 4 kali pengisian solar penuh.

Setiap 1 liter pemakaian AdBlue pada truk Quester Euro 5, bisa untuk menempuh jarak sejauh 75 km.

Ali menjelaskan, UD Trucks merupakan pabrikan truk pertama di dunia yang menggunakan teknologi SCR dengan AdBlue. UD Truck pertama mengaplikasikan teknologi ini pada truk Quon di 2004.

Baca juga: Truk Quester Euro 5 Masih Bisa Minum Biosolar, Rahasianya di Penggunaan AdBlue

Di GIIAS 2022, UD Trucks memamerkan empat model truk Quester Euro 5 terbaru, masing-masing adalah Quester Euro 5 GKE 280, Quester Euro 5 CDE 250, Quester Euro 5 GWE 410, Quester Euro 5 GWE 350.

Selama Januari – Juni 2022, penjualan wholesales UD Trucks mencapai 989 unit atau naik 824 persen dibanding periode sama tahun lalu. Sedangkan penjualan ritel dari diler ke konsumen di periode tersebut mencapai 912 unit atau naik 8,3 persen.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved