Suzuki Melaju Lebih Jauh di India melalui Unit R&D Global

Perusahaan otomotif asal Jepang Suzuki Motor Corporation akan mendirikan perusahaan penelitian dan pengembangan (R&D) global di India.

Tribunnews/fin
Ilustrasi: City car Suzuki S-Presso dipamerkan di booth Suzuki di pameran otomotif GIIAS 2022. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni

TRIBUNNEWS.COM, GANDHINAGAR - Perusahaan otomotif asal Jepang Suzuki Motor Corporation akan mendirikan perusahaan penelitian dan pengembangan (R&D) global di India.

CEO Suzuki Toshihiro Suzuki mengatakan pada hari Minggu (28/8/2022) kemarin, unit R&D Global ini akan memperkuat daya saing dan kemampuan R&D produsen mobil di India dan pasar global lainnya.

"India telah menjadi salah satu negara terpenting bagi Suzuki Group," ujar CEO Suzuki ini dalam sebuah acara yang diadakan di Gandhinagar, ibu kota negara bagian Gujarat, India, yang dikutip dari Reuters.

Toshihiro Suzuki menambahkan, perusahaannya berkomitmen untuk terus berinvestasi besar-besaran di India.

Baca juga: Mobil yang Dikemudikan Tabrak Pembatas Jalan, Pengemudi Suzuki Ertiga di Serdangbedagai Tewas

Suzuki telah membangun mobil bermesin pembakaran di India melalui unit lokalnya Maruti Suzuki.

Pada tahun 2025, perusahaan ini berencana memulai produksi mobil listrik (EV) di pabriknya yang terletak di Gujarat.

Suzuki juga akan mendirikan pabrik terpisah di Gujarat untuk membangun pabrik baterai EV mulai tahun 2026.

Produsen mobil asal Jepang ini juga mengungkapkan akan menggelontorkan dana sebesar 104 miliar rupee atau 1,3 miliar dolar AS untuk rencana elektrifikasi di India.

Ini menjadi salah satu investasi baterai dan EV terbesar Suzuki secara global.

Sejauh ini, Suzuki telah menginvestasikan dana sebesar 650 miliar rupee di India.

"India memainkan peran penting sebagai pusat produksi mobil global di Suzuki Group," kata Toshihiro Suzuki.

Suzuki juga memiliki usaha patungan dengan Toshiba Corp dan pemasok suku cadang otomotif asal Jepang Denso Corp, untuk mengembangkan baterai lithium-ion bagi mobil hibrida.

Suzuki adalah pemilik saham mayoritas produsen mobil Maruti, yang mendominasi pasar otomotif India dengan kendaraan kecil berbiaya rendah.

Namun Maruti menghadapi persaingan yang semakin meningkat karena konsumen beralih ke mobil yang lebih besar seperti kendaraan sport (SUV).

Baca juga: City Car Suzuki S-Presso Bisa Dibawa Pulang dengan DP 10 Persen di GIIAS 2022

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved