Elon Musk Fokus Produksi Kendaraan Self Driving Pada Akhir Tahun 2022

Terlepas dari kabar buruk itu, Musk masih percaya kendaraan self driving buatannya akan menjadi teknologi yang dibutuhkan di masa depan.

IST
Ilustrasi logo Tesla 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON – CEO Tesla Elon Musk dikabarkan tengah memfokuskan diri untuk menyiapkan mobil berteknologi kemudi otomatis atau self driving cars, langkah ini diambil Musk untuk memacu produksi kendaraan listrik (EV) di AS dan Eropa.

Meski Fitur Autopilot Tesla masih menghadapi banyak kecaman hingga membuat pemegang otoritas di AS dan Eropa belum memberikan memberikan izin peluncuran mobil self driving Tesla, namun hal tersebut tak mengurungkan niat Elon Musk untuk terus menyematkan fitur baru ini pada semua produksi kendaraan listrik Tesla.

"Dua teknologi baru sedang saya fokuskan sebelum akhir tahun 2022, agar mobil Tesla untuk dapat melakukan self-driving di AS dan Eropa, namun itu masih tergantung pada persetujuan peraturan," kata Musk saat konferensi energi di Norwegia, Selasa (20/8/2022).

Baca juga: Tesla Diam-Diam Bangun Pembangkit Listrik Virtual di Jepang 

Terlepas dari kabar buruk itu, Musk masih percaya kendaraan self driving buatannya akan menjadi teknologi yang dibutuhkan di masa depan.

Terlebih teknologi self driving yang dijanjikan Tesla telah mengalami perombakan signifikan agar dapat melakukan banyak tindakan otonom seperti autosteer, autopart, mengubah jalur secara otomatis, hingga mengidentifikasi rambu lampu lalu lintas.

Walau penyematan fitur autopilot dapat membuat kendaraan Tesla dapat bergerak secara mandiri, akan tetapi Musk menegaskan bahwa pengoperasian fitur autopilot ini masih membutuhkan arahan manusia.

Disela – sela konferensi, Musk menyebut bahwa perusahaan otomotifnya tak akan berhenti untuk mempertahankan kendaraan berbahan bakar fosil.

Meskipun kendaraan berbahan bakar fosil akan diproduksi dalam jumlah terbatas, namun menurut Musk dunia harus terus mengekstrak minyak dan gas untuk mempertahankan peradaban.

Hal tersebut perlu dilakukan untuk mengembangkan sumber energi yang berkelanjutan.

“Saya pikir beberapa eksplorasi tambahan diperlukan saat ini. Secara realistis saya pikir kita perlu menggunakan minyak dan gas dalam jangka pendek, karena jika tidak, peradaban akan runtuh,” jelas Musk.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved