Jeep akan Luncurkan Empat SUV listrik di Amerika Utara dan Eropa pada Akhir 2025

Oleh karena itu, Jeep menargetkan sekitar 50 persen penjualan produknya di AS sudah menggunakan tenaga listrik.

Kompas.com
Jeep Avenger EV salah satu produk mobil listrik Jeep 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, DETROIT – Jeep, perusahaan otomotif yang berbasis di Amerika Serikat (AS), berencana untuk meluncurkan empat SUV listrik di Amerika Utara dan Eropa pada akhir 2025.

Rencana elektrifikasi ini juga akan memperluas portofolio dari Jeep Wagoneer.

Merek ini akan menawarkan Wagoneer baru bertenaga listrik di segmen SUV menengah premium, sementara di segmen SUV besar model Wagoneer akan menghadirkan powertrain yang menargetkan jangkauan hingga 500 mil.

Pada 2030 mendatang, perusahaan itu juga akan menawarkan rangkaian lengkap kendaraan baterai-listrik (BEV), membangun keunggulan di industri SUV dalam hal jumlah model, partisipasi segmen, dan volume penjualan.

Baca juga: Jeep Wrangler Versi Listrik Sanggup Melaju 0-60 Mph dalam 2 Detik

Oleh karena itu, Jeep menargetkan sekitar 50 persen penjualan produknya di AS sudah menggunakan tenaga listrik.

Dilansir dari Green Car Congress, Minggu (11/9/2022) salah satu SUV listrik pertama yang akan diluncurkan di Amerika Utara adalah Jeep Recon.

SUV ini akan ditawarkan secara eksklusif sebagai BEV, dan akan meningkatkan petualangan off-road dengan:

- Sistem manajemen traksi Jeep Selec-Terrain, teknologi gandar e-locker, perlindungan bagian bawah bodi, kait derek, dan ban off-road yang agresif.

- Powertop sekali sentuh, pintu dan kaca yang bisa dilepas.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved