Hyundai Batal Kembangkan Supercar Bermesin Tengah untuk Divisi N

Masalahnya adalah mobil itu akan berharga lebih dari 150.000 dolar AS, dan pada saat itu diperkirakan Hyundai tidak dapat memiliki harga ini

ist
Mantan kepala divisi N Hyundai, Albert Biermann, mengungkapkan bahwa pabrikan mobil pernah mengembangan supercar bermesin tengah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, SEOUL – Mantan kepala divisi N Hyundai, Albert Biermann, mengungkapkan bahwa pabrikan mobil pernah mengembangan supercar bermesin tengah.

Padahal menurut Biermann, bahwa supercar yang direncanakan bisa menjadi sangat istimewa.

“Kami sedang mengerjakan supercar N,” ujar Biermann.

Baca juga: Test Drive Hyundai Stargazer dari Surabaya ke Malang Hingga Solo, Ini Sensasinya

Dia menambahkan bahwa mobil itu akan ditopang oleh sasis serat karbon dengan tata letak mesin tengah dan bisa dilihat sebagai jawaban Hyundai untuk Honda NSX.

“Kami memiliki rencana untuk menggunakan bahan bakar bensin dengan atau tanpa hibrida, atau bisa saja memakai sel bahan bakar hidrogen,” kata Biermann.

Dikutip dari Carscoops, Minggu (25/9/2022) Hyundai tidak memiliki nama untuk kendaraan tersebut, hanya menyebutnya sebagai 'Mobil Unggulan'.

Meskipun tampaknya memiliki semua bahan yang tepat untuk menjadi sukses, Biermann mengatakan bahwa dewan Hyundai memutuskan untuk tidak mewujudkannya.

“Masalahnya adalah mobil itu akan berharga lebih dari 150.000 dolar AS, dan pada saat itu diperkirakan Hyundai tidak dapat memiliki harga ini,” ungkap Biermann.

Meskipun ini mengecewakan untuk didengar, Biermann mencatat bahwa Hyundai mungkin membuat keputusan yang tepat dalam meluncurkan merek performa N dengan model yang lebih murah dan lebih mudah diakses seperti i20 N, i30 N, dan Kona N.

Baca juga: Hyundai Yakin Penjualan Mobil Listrik Bakal Melonjak Setelah Harga BBM Mengalami Kenaikan

Menariknya, ini bukan pertama kalinya Biermann mendorong pembuat mobil untuk memproduksi supercar baru.

Selama bekerja di divisi M BMW, Biermann juga telah membantu merancang supercar bermesin tengah untuk merek tersebut, tetapi ditolak oleh dewan, yang memutuskan hanya ada ruang untuk satu kendaraan bermesin tengah dalam jangkauannya, yakni i8 hybrid.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved