Empat Hari Pasca Kebakaran Sedan BYD Seal, Pihak BYD Masih Belum Temukan Penyebabnya: Mohon Maaf
Pihak BYD menyampaikan rasa keprihatinan terhadap insiden tersebut, sekaligus mengklarifikasi sejumlah informasi yang beredar di publik.
Penulis:
Lita Febriani
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT BYD Motor Indonesia telah mengambil langkah penanganan usai kebakaran terjadi pada produknya BYD Seal yang terbakar di Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (13/5/2025).
Empat hari pasca kebakaran, tim after sales disebut masih terus melakukan investigasi mengenai penyebab mobil tersebut kebakar.
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T. Panjaitan mengatakan, sedang melakukan investigasi menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari timbulnya asap pada kendaraan tersebut.
"Kami sedang melakukan investigasi menyeluruh agar dapat mengidentifikasi permasalahan secara rinci dan menemukan penyebab dari masalah ini. Mudah-mudahan dapat segera kami konfirmasi ke publik," tutur Luther saat dihubungi, Jumat (16/5/2025).
Baca juga: Spesifikasi BYD Seal yang Terbakar di Palmerah Jakarta, Sedan Listrik Mewah Penuh Teknologi
Pihak BYD menyampaikan rasa keprihatinan terhadap insiden tersebut, sekaligus mengklarifikasi sejumlah informasi yang beredar di publik.
"Kami turut prihatin atas kondisi yang menimpa konsumen kami dan memohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut," ungkapnya.
Pabrikan otomotif asal Tiongkok itu menyebut bahwa beredarnya foto-foto yang menunjukkan adanya nyala merah pada asap adalah pantulan lampu mobil, bukan api.
"Yang terjadi adalah insiden asap dan bukan berasal dari api seperti beberapa foto yang beredar. Warna merah pada asap tersebut berasal dari pantulan lampu mobil," jelas Luther.
Lebih lanjut, BYD mengungkapkan bahwa situasi di lapangan dapat ditangani dengan cepat berkat dukungan dari berbagai pihak, termasuk proses evakuasi kendaraan yang telah dilakukan oleh tim BYD.
"Situasi sudah dapat ditangani dengan cepat, termasuk kami telah menjemput unit kendaraan dari lokasi," jelas Luther.
Kemenperin Pastikan Tagih Produsen Mobil Listrik agar Produksi Lokal Mulai 1 Januari 2026 |
![]() |
---|
Bentrok di DPR, Polisi Pukul Mundur Massa: Kericuhan Meluas ke Slipi, Palmerah, Pejompongan |
![]() |
---|
Pelajar Alami Kejang-kejang Setelah Ditinggal Teman dan Terjatuh Saat Demo di DPR Ricuh |
![]() |
---|
Polisi Sweeping Pelajar di Jalur Utama hingga Stasiun Palmerah karena Diduga Bakal Ikut Demo di DPR |
![]() |
---|
Kim Jong Un dan Putin Akan Hadiri Parade Militer di Beijing, Momen Diplomatik Bersejarah bagi China |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.