Waspadai Lubang Menganga di Jalan Tol Jakarta-Cikampek
Curah hujan yang tinggi memicu banyak genangan dan jalan tol dan menyebabkan permukaan tol mengelupas dan memicu banyak lubang.
Ringkasan Berita:
- Curah hujan yang tinggi memicu banyak genangan dan jalan tol dan menyebabkan permukaan tol mengelupas dan memicu banyak lubang.
- Selain di ruas tol Jakarta-Cikampek, lubang juga banyak ditemukan di ruas tol Trans Jawa lainnya baik dari Jakarta yang mengarah ke Semarang maupun arah sebaliknya.
- Perbaikan di sejumlah titik prioritas dilakukan sejak Selasa (27/1/2026) lalu dan dilanjutkan kembali di hari berikutnya di beberapa titik lainnya.
TRIBUNNEWS.COM, CIKAMPEK - Curah hujan yang tinggi memicu banyak genangan dan jalan tol dan menyebabkan permukaan tol mengelupas dan memicu banyak lubang. Temuan ini antara lain terdapat di ruas tol Jakarta-Cikampek.
Karenanya, pengguna jalan tol terpadat di Indonesia ini diimbau waspada dan berhati-hati.
Selain di ruas tol Jakarta-Cikampek, lubang juga banyak ditemukan di ruas tol Trans Jawa lainnya baik dari Jakarta yang mengarah ke Semarang maupun arah sebaliknya.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) yang menerima keluhan jalan tol berlubang di ruas tol Jakarta-Cikampek berupaya mempercepat pemeliharaan dan penanganan lubang-lubang tersebut.
Perbaikan di sejumlah titik prioritas dilakukan sejak Selasa (27/1/2026) lalu dan dilanjutkan kembali di hari berikutnya di beberapa titik lainnya.
Jumlah titik yang ditangani masih bersifat data awal dan akan terus diperbarui seiring berjalannya inspeksi lapangan oleh tim teknis.
Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paallo mengatakan, pekerjaan perbaikan mengacu pada skala prioritas keselamatan.
"Pekerjaan perbaikan telah kami laksanakan secara bertahap sesuai prioritas keselamatan," kata dia.
Baca juga: Empat Ruas Tol Sepanjang 121,64 Km Dioperasikan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026
"Tadi malam, kami menangani 150 titik mulai dari Km 14+850 sampai dengan Km 72+400, termasuk area konektivitas penting seperti Off Ramp dan akses keluar Bekasi Timur 1, On Ramp Karawang Barat arah Jakarta, Off/On Ramp dan GT Karawang Timur 2, hingga On Ramp Cikampek," sebut Ria.
Perbaikan pada Rabu (28/1/2026) mencakup total 50 titik penanganan mulai dari Km 64+150 hingga Km 53+550 dengan beberapa titik khusus seperti bahu jalan di Km 62+500.
Kemudian penanganan lubang di sambungan jembatan di Km 53+580 dan Km 53+550 dan di perbaikan di Km 43+550 hingga KM=m 39+050, yang mencakup sejumlah pekerjaan di lajur 3 serta beberapa segmen dengan rentang pengerjaan cukup panjang.
Baca juga: Bukan Tarif Tol, Pengamat Sebut Pungli Jadi Beban Utama Biaya Logistik Nasional
Ria mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan berkala untuk memastikan tindak lanjut di lapangan berjalan optimal sekaligus mengidentifikasi potensi kerusakan sejak dini.
Mengantisipasi tingginya curah hujan, pihaknya juga menyesuaikan pola kerja pemeliharaan dengan menambah waktu pengerjaan pada pukul 10.00-16.00 WIB.
Sebelumnya, pemeliharaan lebih difokuskan pukul 22.00-05.00 WIB. Penyesuaian ini dilakukan untuk memperkuat kesiapan penanganan dan mempercepat respons di lapangan sesuai kondisi cuaca.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Perbaikan-lubang-tol-OK.jpg)