Merger Hino dan Fuso Jadikan Archion Raksasa Produsen Bus Dunia
Merger ini membuat lanskap manufaktur bus dan kendaraan penumpang global berubah dan memasuki fase baru.
Ringkasan Berita:
- Penggabungan entitas bisnis kendaraan niaga Mitsubishi Fuso dan Hino ke entitas baru bernama Archion Corporation akan menjadikan Archion produsen truk dan bus terbesar dunia.
- Merger ini membuat lanskap manufaktur bus dan kendaraan penumpang global berubah dan memasuki fase baru.
- Gabungan Fuso dan Hino diharapkan dapat mempercepat pengembangan produk, khususnya dalam teknologi tanpa emisi dan generasi berikutnya.
TRIBUNNEWS.COM - Penggabungan entitas bisnis kendaraan niaga Mitsubishi Fuso dan Hino oleh Daimler dan Toyota ke dalam entitas baru bernama Archion Corporation akan menjadikan Archion salah satu raksasa produsen bus dunia.
Archion berkantor pusat di Tokyo, Jepang. Merger ini membuat lanskap manufaktur bus dan kendaraan penumpang global berubah dan memasuki fase baru.
Archion Corporation yang menjadi induk perusahaan Mitsubishi Fuso dan Hino resmi mulai beroperasi pada 1 April 2026, setelah didaftarkan di Pasar Utama Bursa Efek Tokyo.
Strategi ini menyatukan keahlian manufaktur bus dan truk selama beberapa dekade, dengan kedua merek mempertahankan jejak global yang kuat, khususnya di pasar Asia-Pasifik di mana bus memainkan peran sentral dalam jaringan transportasi umum.
Merger ini akan mendorong Daimler dan Toyota mengkonsolidasikan pabrik produk truknya.
Di akhir 2028 nanti, lima lokasi produksi truk domestik akan dikerucutkan menjadi hanya 3 pabrik di tiga lokasi yakni pabrik Kawasaki di Kota Kawasaki, Prefektur Kanagawa, pabrik Koga di Kota Koga, Prefektur Ibaraki dan pabrik Nitta di Kota Ota, Prefektur Gunma.
Pabrik Hamura milik Hino akan dialihkan ke Toyota Motor Corporation. Sementara, operasional Pabrik Nakatsu milik Mitsubishi Fuso akan dikonsolidasikan di Pabrik Kawasaki.
Di Archion, Daimler Truck dan Toyota masing-masing memegang 25 persen saham dan sisanya dilepas ke pasar modal.
Menurut Presiden dan CEO Archion, Karl Deppen, integrasi ini memposisikan grup untuk lebih baik mendukung pelanggan di pasar global.
“Archion menyatukan dua merek kendaraan komersial terkuat di Asia. Dengan menggabungkan tim kami, kami akan lebih siap untuk mendukung pelanggan dan mitra kami di Jepang, Asia, dan dunia,” katanya.
Baca juga: Daimler-Toyota Tuntaskan Perjanjian Definitif Merger Mitsubishi Fuso dan Hino Motors
Bagi operator bus, gabungan Fuso dan Hino diharapkan dapat mempercepat pengembangan produk, khususnya dalam teknologi tanpa emisi dan generasi berikutnya.
Grup ini telah menegaskan fokus yang kuat pada teknologi CASE, termasuk sistem baterai-listrik, sel bahan bakar, dan otonom, area yang semakin membentuk keputusan pengadaan armada bus di masa depan.
CEO Mitsubishi Fuso, Franziska Cusumano, mengatakan integrasi ini akan membantu meningkatkan inovasi dan memberikan nilai lebih besar kepada pelanggan.
“Bergabung dengan Archion memungkinkan kami untuk melangkah lebih jauh, mempercepat platform modular, menciptakan sinergi dalam skala besar, dan memberikan nilai lebih besar kepada pelanggan kami,” kata Cusumano.
Baca juga: Fuso dan Hino Tunggu Langkah Konkret Pemerintah Kendalikan Banjir Impor Truk China
CEO Hino Motors, Satyakam Arya, mengatakan kemitraan ini juga akan mendukung tujuan jangka panjang seputar netralitas karbon dan keandalan layanan.
“Kami berkomitmen mendesain ulang masa depan transportasi dengan membangun kepercayaan dengan pelanggan, mitra, karyawan, dan masyarakat,” kata Arya.
Busnews
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Archion-OK.jpg)