Breaking News:

Ada Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm, Ketahui Perbedaan 3 Vaksin yang Digunakan di Indonesia

Indonesia saat ini menggunakan tiga jenis vaksin yakni Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm. Lantas, apa perbedaan ketiga jenis vaksin tersebut?

Ilustrasi Parapuan Foto 2021-05-04 21:00:03 

Vaksin Sinopharm dibuat dengan metode inactivated virus atau virus yang dimatikan untuk memicu respons kekebalan sehingga mencegah keparahan terhadap infeksi penyakit.

Baca Juga: Pelonggaran Protokol Kesehatan Hingga Mutasi Virus Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di India

Vaksin Sinopharm memiliki efikasi 78 persen berdasar hasil uji klinik di Uni Emirat Arab yang melibatkan 42.000 relawan.

Adapun efek samping vaksin Sinopharm ini adalah kemerahan, bengkak di area bekas suntikan, sakit kepala, diare, nyeri otot, batuk, dan lain sebagainya.

Dikembangkan oleh pihak yang berbeda dengan metode yang tak sama pula, tiga jenis vaksin yang digunakan di Indonesia tentu saja memiliki perbedaan.

Namun bukan berarti perbedaan ini menciptakan jenis vaksin yang lebih baik dan buruk. Sebab ketiganya sama-sama digunakan untuk meningkatkan imunitas tubuh terhadap virus corona.

Di samping itu, jangan lupa kalau vaksin bukan membuat seseorang kebal.

Oleh karena itu, protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menghindari kerumunan terus dilakukan demi menekan risiko penularan. (*)

Sumber: Parapuan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved