Breaking News:

Mengungkap Tradisi Mengirim Hampers Lebaran yang Ternyata Sudah Dilakukan Sejak Dulu

Tradisi mengirim hampers lebaran ternyata sudah ada sejak zaman dulu, lo. Masyarakat zaman dulu saling mengirim makanan menjelang Lebaran.

Ilustrasi Parapuan Foto 2021-05-09 18:00:33 

Biasanya, munjung dilakukan saat adik atau anak mengunjungi kakak atau orang tua pada saat mendekati Lebaran

Mereka membawa rantang sebagai wadah nasi dan lauk untuk ‘dipunjung’.

Selain itu, ada pula tradisi bernama nganteuran atau tukar rantang yang biasa dilakukan di Jawa Barat. 

“Di dalam rantang, ada nasi, bakakak (ayam panggang), udud (rokok), gula, kopi, dan ragam buah-buahan. Hantaran tersebut juga biasanya dibalas oleh lauk-pauk juga dengan selipan amplop berisi uang,” jelas Wira.

3. Ater-ater di Jawa 

Dalam masyarakat Jawa, tradisi mengirim makanan menjelang Lebaran disebut dengan ater-ater. 

Tradisi ater-ater ini sudah ada sejak masa Jawa Kuno, lo. Sejak abad ke-IX telah dikenal istilah ‘ater-ater’ yang terbukti dengan penyebutannya dalam kakawin Ramayana, Sutasoma.

Baca Juga: Sambut Lebaran dengan Menerapkan Tips Belanja yang Ramah Lingkungan Ini

Istilah ini kemudian sering kali dikombinasikan dengan kata ‘panganan (pasugatan, bojana)’ dan menjadi ‘ater-ater panganan’.

Istilah tersebut merujuk pada aktivitas mengantarkan atau membawa makanan dari seseorang atau suatu keluarga ke orang atau keluarga lainnya pada waktu khusus dengan maksud tertentu.

Wah, ternyata tradisi memberi hampers atau makanan ini tak jauh dari budaya Indonesia ya! (*)

Sumber: Parapuan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved