Minggu, 31 Agustus 2025

Pemilu 2014

PPP Yakin Koalisi Partai Islam Punya Kesempatan

Berdasarkan hasil hitung cepat hasil pemilu legislatif (pileg), diketahui partai berbasis Islam punya kesempatan untuk menang

Editor: Sanusi
zoom-inlihat foto PPP Yakin Koalisi Partai Islam Punya Kesempatan
BANGKA POS/DEDDY MARJAYA
Emron Pangkapi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Emron Pangkapi, mengatakan berdasarkan hasil hitung cepat hasil pemilu legislatif (pileg), diketahui partai berbasis Islam punya kesempatan untuk menang. Kata dia jika ditotalkan perolehan suara partai Islam mencapai di atas 30 persen.

Emron menyebut, sejak pemilu 1999 partai berlambang Kakbah itu sudah mengagas koalisi. Oleh karena itu ia pun senang dan menyambut baik forum tersebut. "Sekarang gabungan partai Islam itu (mencapai) 31 persen, sangat realistis," ujarnya, di sela Forum Koalisi Politik Islam, di kediaman almarhum pengusaha Hasyim Ning, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (17/4/2014).

Lebih lanjut ia mengatakan. tidak hanya di Indonesia, tapi juga terjadi di Turki dan di Mesar bahwa tren perolehan suara partai Islam cenderung meningkat.

Namun demikian banyak pengamat yang mengkritik koalisi partai Islam sulit dibentuk karena tidak mudah menyamakan persepsi partai Islam, dan saat ini untuk membentuk koalisi dibutuhkan tokoh yang dapat dihargai di semua golongan.

"Tinggal apakah kita punya tokoh yang bisa diterima semua pihak, dan elektabilitasnya tinggi," ujarnya.

PPP juga sudah memulai membangun komunikasi dengan partai lain. Emron menyinggung soal calon presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang datang dan menyuguhkan wacana koalisi partai Islam. PPP pun merespon positif, walau pun keputusan itu belum final. Emron mengatakan PPP siap Jika ternyata koalisi partai Islam bubar sebelum pemilu presiden.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan