Sabtu, 30 Agustus 2025

Kisruh PPP

PPP Segera Bentuk Komisi Khusus di Mukernas

"Apapun yang diputuskan bukan di luar Mukernas. Apapun yang diambil putusan harus berada atas dasar Mukernas," kata Emron.

Editor: Rendy Sadikin
Tribunnews/Dany Permana
Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suryadharma Ali (kiri) diberi wejangan oleh Ketua Majelis Syariah PPP, KH Maimun Zubair usai menggelar konferensi pers di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Selasa (22/4/2014). Dalam pertemuan tersebut Majelis Syariah PPP menyatakan agar dua kubu yang berseteru di PPP menempuh jalan islah. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Emron Pangkapi, mengatakan keputusan forum islah harus ditindaklanjuti dengan membentuk komisi khusus di Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas).

Dalam sambutannya di acara pembukaan Mukernas III, PPP, di Hotel Seruni III, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/4/2014), Emron mengatakan apa yang diputuskan harus dihargai sebagai hasil keputusan Mukernas.

"Apapun yang diputuskan bukan di luar Mukernas. Apapun yang diambil putusan harus berada atas dasar Mukernas," kata Emron.

Sementara itu, Sekjen (Sekjen) PPP, Romahurmuzy atau yang akrab dipanggil Romi, dalam konfrensi persnya, menjelaskan bahwa memang ada sidang pleno nanti yang menyelesaikan secara administrasi islah yang difatwakan Ketua Majelis Syariah.

"Kalau soal siapa komisinya nanti kita liat saja di sana (Mukernas)," ujarnya.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan