Calon Presiden 2014
Jokowi Sebut Tulisan Revolusi Mental Ditulis Bersama Timnya
Kepada wartawan di bandara Sultan Hasanudin, Makassar, Jokowi mengakui tulisan tersebut merupakan buah karya ia dan tim yang ia bentuknya.
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Tulisan calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Joko Widodo atau yang akrab dipanggil Jokowi menyebut, tulisan yang berjudul "Revolusi Mental," yang diteribitkan di kolom opini Harian Kompas.
Kepada wartawan di bandara Sultan Hasanudin, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/5/2014), Jokowi mengakui tulisan tersebut merupakan buah karya ia dan tim yang ia bentuk.
"Saya kan membuat strukturnya, poin-poinnya, kemudian kita rembug dalam tim, baru kita buat," katanya.
Ia menampik bila disebut tiba-tiba membahas revolusi mental. Kata dia persoalan mental serta karakter bangsa merupakan salah satu persoalan terbesar bangsa saat ini. Salah satu cara untuk mewujudkan revolusi mental kata dia adalah dengan pendidikan.
"Pendidikan harus dimulai penanaman karakter, budi, mental, sikap. Revolusi mental tidak bisa ditawar-tawar," ujarnya.
Saat bertandang ke kantor Tribun Timur di Makassar, Jokowi kembali ditanyakan soal revolusi mental oleh pemimpin redaksi Tribun Timur, Dahlan Dahi.
Dalam kesempatan itu ia menyinggung soal kurangnya kurikulum pembentukan karakter di sekolah-sekolah, salah satunya adalah agar seluruh warga negara memiliki ideologi yang sama soal kemajuan bangsa.
Lebih lanjut ia menjelaskan, Jika karakter seorang anak hingga dewasa belum juga terbentuk, kata dia bisa saja anak itu dikirim untuk menjalani pendidikan bela negara,.
"Bisa saja masukin pulau, (dididik bela negara) kalau dirasa masih kurang," tandasnya. (NURMULIA REKSO PURNOMO).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140510_174633_jokowi-dan-tikus-bakar.jpg)