Breaking News:

Calon Presiden 2014

Pengamat: Sikap Elit Tak Pengaruhi Pilihan Rakyat

Syamsudin Haris menilai terbelahnya dukungan antara elite politik dan sikap partai tak mempengaruhi massa pendukung

zoom-inlihat foto Pengamat: Sikap Elit Tak Pengaruhi Pilihan Rakyat
NET
Pwengamat Politik LIPI, Syamsuddin Haris

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dukungan terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung suatu partai tidak bulat.
Hal itu terlihat dari banyaknya paraa politisi yang tidak sejalan dengan keputusan partai, dimana mereka mendukung Capres-Cawapres di kubu lawan.

Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsudin Haris menilai terbelahnya dukungan antara elite politik dan sikap partai tak mempengaruhi massa pendukung.

Menurutnya, terbelahnya dukungan hanya terjadi di elite partai.

"Perpecahan atau keterbelahan dukungan Capres-Cawapres lebih pada level elite partai saja," Kata Haris dalam diskusi yang diselenggarakan Populi Center dan Radio Smartfm 95.9 di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (24/5/2014).

Haris menuturkan, massa pendukung di akar rumput telah memiliki pilihan sendiri. Jadi meskipun tokoh yang mendukung tidak mendukung Capres-Cawapres yang berseberangan dengaan partainya tidak berpengaruh signifikan.

"Massa pendukung di akar rumput punya pilihan sendiri," tuturnya.

Seperti diketahui nama-nama yang membelot ke kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa adalah politisi PKB Mahfud MD dan Rhoma Irama. Sementara dari partai Hanura ada Fuad Bawazier dan Hary Tanoesoedibjo.

Sedangkan mereka yang membelot ke kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla adalah politisi Golkar Fahmi Idris, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan.

Kemudian,  Kepala Badan Litbang Golkar Indra J Piliang. Dari Partai Amanat Nasional (PAN) Wanda Hamidah juga dukung Jokowi-JK.

Tags
Pengamat
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved