Calon Presiden 2014

Pemilu Hanya Permainan Bukan Perang Hidup-Mati

"Justru pemilu jangan ditanggapi terlalu serius, dianggap peperangan bahaya. Kalau kalah lima tahun kita balas," ujar Burhanudin.

Pemilu Hanya Permainan Bukan Perang Hidup-Mati
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Pengamat politik, Burhanudin Muhtadi saat berbicara pada acara diskusi polemik Sindo Radio di Jakarta Pusat, Sabtu (3/11/2012). Diskusi ini bertemakan Hambalang Masih Ngambang, membahas penyelesaian kasus korupsi kompleks olahraga di Hambalang yang diduga melibatkan banyak nama penting di pemerintahan. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi menilai pemilu hanyalah sebuah permainan tanpa kehilangan keseriusan. Hal itu dikatakan Burhanudin di Galeri Cafe, Jakarta, Minggu (15/6/2014).

"Bukan perang hidup-mati, tapi untuk mereview pilihan lima tahun lagi. Justru pemilu jangan ditanggapi terlalu serius, dianggap peperangan bahaya. Kalau kalah lima tahun kita balas," ujar Burhanudin.

Burhanuddin mengatakan demokrasi merupakan mekanisme reguler. Di mana pemilu dilakukan selama lima tahun. Sehingga bila pasangan tersebut kalah maka demokrasi memberikan peluang untuk meraih kemenangan pada pemilu lima tahun lagi.

"Pemilu just a game, menang-kalah biasa, tapi jangan mistifikasi perang, kalau perang badar ada kafir dan muslim, hati-hati lah," tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan tim sukses pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Ferry Mursyidan Baldan. Ferry menilai pemilu diibaratkan sebagai permainan.

"Game berarti bukan hidup-mati kita. Jika Prabowo menang kita tetap warga Indonesia. Kita jangan perang. Jadi bukan soal permusuhan, ada batasannya," kata Ferry.

Ia berharap agar masyarakat tidak menganggap pemilu sebagai perang. Sebab, perang identik dengan saling membunuh. "Apakah kita mau mengakui kemenangan lawan? Kalau tidak rusak demokrasi," imbuh Politisi NasDem itu.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved