Calon Presiden 2014

Lika-liku Perjalanan Tukang Becak Asal Yogya Temui Jokowi

"Selama perjalanan kami menggalang dana dan aspirasi rakyat dengan dua kotak. Kotak yang satunya ini video streaming untuk merekam perjalanan."

Lika-liku Perjalanan Tukang Becak Asal Yogya Temui Jokowi
HO/Relawan Jokowi-JK
Jokowi berfoto bersama netizen di Hotel Lumire, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2014) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Achmad Rafiq

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Blasius Haryadi (46) dan rekannya Abuanto (58) akhirnya bisa langsung menyampaikan sumbangan dan surat aspirasi rakyat untuk pasangan Jokowi-JK. Sumbangan dan surat aspirasi rakyat yang dikumpulkan tukang becak asal Yogya ini, diterima langsung Jokowi.

Blasius dan Abuanto menemui Jokowi saat menghadiri acara 'Jokowi Ngobrol Bareng Netizen' di Ballroom Hotel Lumire, Senen Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2014) malam. Becak keduanya yang mereka gowes dari 13 Juni 2014 dan tiba di Jakarta pada 25 Juni 2014 terpampang di loby hotel.

Blasius atau beken disapa Harry Van Yogya mengaku banyak kendala selama perjalanan Yogyakarta sampai Jakarta. “Kendala paling teknis ya rantai putus, ring lepas, dan ban pecah. Lalu faktor alam seperti hujan dan medan jalan jalan yang menanjak," ceritanya.

Aktivis media sosial ini melakukan semuanya karena niat pribadi mendukung Jokowi-JK. Harry juga mensosialisasikan kegiatan ini melalui media sosial. Alumnus SMA Kolose De Britto Yogyakarta ini mendapat tanggapan positif dan dukungan teman-temannya.

Selama perjalanan, Harry dan Abuanto menjadikan pom bensi, masjid, emperan toko, bahkan kedai makanan sebagai tempatnya melepas kantuk. Bahkan, keduanya pernah tidur di becak yang mereka bawa. Awalnya, sang istri keberatan atas ulah Harry. Namun akhirnya rela setelah dijelaskan.

Tidak hanya membawa kotak Sumbangan dan surat Aspirasi rakyat untuk kandidat nomor dua, selama perjalanan bapak tiga anak ini juga membawa kotak yang berisikan laptop dan kamera sejenis CCTV untuk meng-update dan merekam setiap perjalanannya menuju Jakarta.

"Selama perjalanan ada dua hal yang kami lakukan, menggalang dana dan aspirasi rakyat dengan dua kotak. Kotak yang satunya ini video streaming untuk merekam perjalanan kami agar bisa dipantau melalui www.dukungdengandengkul.wordpress.com," urai penulis buku “The Betjak Way”.

Keduanya berencana kembali ke Yogya pada Jumat (27/6/2014). Karena visinya sudah disampaikan, Harry dan Abu akan mempersiapkan diri menggunakan hak pilihnya pada Pilpres 9 Juli mendatang. "Kita akan merasa rugi jika tidak ikut memilih pemilihan, karena kita yang mengajak mereka memilih," katanya lagi.

Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved