Pemilu 2014

Bertemu Sejumlah Petinggi Partai Golkar, JK tak Bahas soal Politik

Jusuf Kalla (JK), menghadiri acara buka puasa yang digelar mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI)

Bertemu Sejumlah Petinggi Partai Golkar, JK tak Bahas soal Politik
Tribunnews/Dany Permana
Calon wakil presiden nomor urut 2, Jusuf Kalla memberikan sambutan dalam acara buka bersama di kediaman pengusaha Erwin Aksa, di Jakarta Pusat, Senin (21/7/2014). Pada Selasa (22/7/2014) Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan hasil penghitungan suara dalam Pilpres 2014 yang diikuti pasangan Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) pasangan nomor urut 2, Jusuf Kalla (JK), menghadiri acara buka puasa yang digelar mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI), Erwin Aksa di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat, Senin malam (21/7/2014). Erwin adalah putra dari Aksa Mahmud, yang merupakan ipar JK.

Mantan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar itu datang sekitar pukul 19.00 WIB. JK langsung melaksanakan ibadah salat Isya dan salat Tarawih bersama Erwin dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Di acara tersebut juga hadir Fadel Muhamad, senior HIPMI yang tergabung dalam Partai Golkar, dan kini didapuk sebagai salah satu anggota tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Sebelum hadir di kediaman Erwin, keduanya bertemu di acara buka puasa bersama warga Gorontalo, yang digelar pengusaha Rahmat Gobel, di Hotel JS Luansa, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Di acara buka puasa warga Gorontalo itu, JK dan Fadel sempat terlibat obrolan akrab. Begitu pun di acara buka puasa yang digelar Erwin tersebut. Namun menurut JK keduanya sama sekali tidak membicarakan politik.

"Tidak, kita bicara pengalaman-pengalaman saja," katanya.

Di acara tersebut dikabarkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB) atau yang akrab dipanggil Ical, akan hadir di acara Erwin tersebut. Ical diundang karena ia merupakan mantan Ketua HIPMI, sama seperti Erwin. Kepada Tribunnews.com di Hotel JS Luansa, JK mengonfirmasi informasi tersebut.

Ical adalah orang yang memutuskan agar Partai Golkar mendukung pasangan Prabowo-Hatta. Hal tersebut memancing reaksi keras dari sejumlah pihak. Protes terhadap Ical makin menjadi ketika ia memecat tiga orang kader Partai Golkar yang nekad mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-JK, yakni Poempida Hidayatullah, Agus Gumiwang dan Nusron Wahid.

Kelompok yang menentang Ical tersebut kemudian mengusung wacana percepatan Musyawaran Nasional (Munas), untuk melengserkan Ical. Mereka berharap pengganti Ical adalah seseorang yang pro terhadap Jokowi-JK.

Namun sayangnya pertemuan JK dengan Ical batal terjadi. Hingga JK meninggalkan kediaman Erwin, Ical tidak kunjung muncul. Hanya putra sulung Ical yang juga merupakan kader HIPMI yang datang ke tempat itu, yakni Anindya Bakrie.

Selain Fadel dan Anindya, di acara tersebut juga hadir pendiri HIPMI sekaligus politisi Partai Golkar, Abdul Latief. Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Theo L Sambuaga, Menteri Perdagangan, M Lutfi, Menteri Kelautan sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Sharif Cicip Sutardjo.

Kepada wartawan JK menegaskan ia sama sekali tidak membicarakan politik dengan tokoh-tokoh yang datang. Namun sebelum meninggalkan tempat itu, ia sempat memberikan sambutannya selama sekitar sepuluh menit. Ia membuka sambutannya dengan permasalahan ekonomi, dan menutupnya dengan keluh-kesahnya selama masa kampanye sebulan terakhir.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved