Calon Presiden 2014

Gubernur Aceh: Pemerintah Mendatang Harus Realisasikan Perjanjian Helsinki

"Soal sosialisasi Helsinski dan UPA sering dilakukan di seluruh wilayah di Aceh. Sekarang digelar di Jakarta. Ini budaya mengingat bersama."

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Y Gustaman
SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR
Pengusaha dari Malaysia, Datok Gani (kanan) mendengarkan penjelasan dari Gubernur Aceh, Zaini Abdullah dalam pertemuan di Pendopo Gubernur Aceh, Rabu (26/2/2014). Datok Gani yang datang bersama sejumlah pengusaha Malaysia lainnya ingin bekerja sama dengan pemerintah Aceh di bidang Pertanian. SERAMBI/M ANSHAR 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Aceh Zaini Abdullah meminta Pemerintah mengingat sosialisasi perjanjian damai Helsinki dan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UPA) digelar di Jakarta. Sementara sebelumnya selalu digelar di Aceh.

"Soal sosialisasi Helsinski dan UPA sering dilakukan di seluruh wilayah di Aceh. Sekarang digelar di Jakarta. Ini budaya mengingat bersama bahwa perjanjian damai itu tak mudah, sementara bikin gejolak lebih mudah," ujar Zaini dalam acara, "Sosialisasi MoU Helsinki dan UU RI Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh untuk Kepemimpinan Nasional Yang Baru" di Hotel Amazing Koetaradja, Jakarta, Jumat (8/8/2014).

Zaini mengatakan perjanjian damai Helsinki ditempuh setelah mengorbankan banyak jiwa. Sehingga sangat tidak pantas apabila melupakan prosesnya begitu saja.

"Dalam perjanjian ini Indonesia diwakili Hamid Awaludin, dan GAM diwakili Tengku Mahmud setelah di Aceh penuh pertumpahan darah selama konflik 32 tahun. Kedua belah pihak jadi korban. Untuk itu penting apa yang telah terjadi di massa konflik bisa diselesaikan relatif singkat," imbuhnya.

Terpenting saat ini, kata Zaini, bagaimana isi kesepakatan Helsinki dapat sepenuhnya dijalankan Pemerintah Indonesia. "Karena konflik di Aceh tidak akan terjadi lagi, saya yang menjadi jaminannya," ujar Zaini yang dalam Pilpres lalu mendukung Jokowi-JK.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved