K-JOB Korean, Buku Wajib Buat Mereka yang Ingin Bekerja di Korea Selatan
Untuk bisa berangkat bekerja di Korea, harus lolos tes bahasa Korea atau biasa disebut EPS Topik.
Editor:
Choirul Arifin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Belakangan, makin banyak masyarakat Indonesia yang tertarik belajar Bahasa Korea seiring dengan pesatnya perkembangan demam Korea di Tanah Air, termasuk dalam hal minat masyarakat Indonesia bekerja di Korea Selatan.
Setiap tahun, jumlah calon tenaga kerja asal Indonesia yang ingin bekerja di Korea cenderung meningkat, mencapai 4000-an orang setiap tahunnya.
Mereka berasal dari berbagai latar pendidikan mulai dari Sekolah Menengah Kejurusan (SMK), lulusan Balai Latihan Kerja (BLK), politeknik dan perguruan tinggi.
Untuk bisa berangkat bekerja di Korea, harus lolos tes bahasa Korea atau biasa disebut
EPS Topik.
Membantu para calon tenaga kerja asal lndonesia dapat lolos tes EPS Topik, KLC, perusahaan konsultan training dan edukasi bersama Hanijemi, perusahaan edukasi literasi asal Korea Selatan menerbitkan buku EPS Topik 'Test Employment Permit System Test of Profrciency KoFeu'.
Buku ini untuk memandu belajar agar lulus tes bahasa Korea. Di buku ini diajarkan bagimana cara belajar cepat dan cara agar dapat lulus EPS Topik khususnya buat mereka yang ingin bekerja di Korea Selatan.
Buku berisi 30 chapters (EPS Topik 1) dan 20 Chapters (EPS Topik 2) dan 3 mock test yang difokuskan pada vocabulary practice, listening practice, reading practice dan grammar.
"Kita sadar, di era globalisasi bahasa menjadi alat utama dalam menjalin komunikasi dengan negara asing. Dengan menguasai Bahasa, dunia menjadi kecil sejalan dengan perkembangan teknologi kominikasi dan informasi" ungkap Eka Mutya Yuliandarin, Direktur Utama KLC dalam keterangan pers tertulis kepada Tribunnews, Selasa (5/12/2017).
"Dengan EPS Topik, kesempatan mendapatkan pekerjaan atau beasiswa di Korea Selatan semakin terbuka lebar," ujar Profesor Jeoung-Sun Bae, Ph,D. Pedagogigs.