277 Siswa Singapore School PIK Ambil Bagian dalam Drama Musical The Millennial Jack Tarub

Hasil jual tiket ini semua diserahkan untuk membangun fasilitas pendidikan di daerah Kabupaten Ende, Belu dan Timor Tengah Selatan NTT

277 Siswa Singapore School PIK Ambil Bagian dalam Drama Musical The Millennial Jack Tarub
Istimewa
Pergelaran Drama Musikal The Millennial Jack Tarub persembahan dari Singapore School Pantai Indah Kapuk (SIS-PIK), Minggu (7/4/2019) 

Bantuan telah didistribusikan kepada anak-anak di SDN Oematmuti Kupang, NTT dengan membangun fasilitas dua ruang kelas dan sebuah perpustakaan.

Kegiatan amal juga disertai dengan pembuatan sumur untuk masyarakat di sekitar SDN Oematmuti. Mereka juga mengadakan kegiatan Satu Siswa - Sepasang Sepatu untuk anak-anak SDN Oematmuti, SD Inpres Keifatu, SDN Oebon, SD Oeuki, dan TK Kartika di Kupang.

Siswa Peduli Bangsa berusaha untuk terus berpartisipasi dalam membantu korban bencana alam yang terjadi di Indonesia.

Baca: Sinopsis Drama Korea 100 Days My Prince Episode 15 TransTV: Kematian dan Perpisahan yang Tragis

Karena rutin menyelenggarakan aksi kepedulian, para siswa SIS-PIK menjadi terbiasa dan secara spontan tergerak untuk mengambil bagian dalam pemberian bantuan bagi korban bencana di tanah air, seperti baru saja terjadi serangkaian gempa bumi dan tsunami di wilayah Lombok, Palu, Donggala, Pantai Tanjung Lesung, dan Lampung.

“Berkesenian sambil beramal adalah perpaduan menarik untuk membangkitkan gairah kepedulian akan kemanusiaan. Kita dapat berbuat banyak bagi sesama, tidak hanya dengan meminta pada orang lain, tetapi juga ikut mempersembahkan apa yang kita miliki,” kata Ita

Sembiring sebagai penulis naskah dan sutradara drama musikal The Millennial Jack Tarub.

Sama dengan pertunjukan sebelumnya, hasil drama musikal kali ini juga akan dipersembahkan untuk membangun fasilitas pendidikan di daerah Kabupaten Ende, Kabupaten Belu, dan Kabupaten Timor Tengah Selatan di Kupang, NTT.

YSPB berharap melalui penggalangan dana pertunjukan musikal amal ini kita dapat berusaha untuk mencerdaskan serta meningkatkan kesejahteraan anak-anak Indonesia khususnya di bagian Indonesia Timur.

Hans berharap persembahan para siswa SIS-PIK ini dapat menginspirasi orang tua, generasi muda, dan dunia pendidikan Indonesia dalam menyeimbangkan antara kepadatan kegiatan akademik dengan non-akademik serta memanfaatkan kegiatan ekstrakurikuler sekolah menjadi wadah mengekspresikan diri bahkan dapat membantu banyak orang yang kurang beruntung.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved