Hari Pertama Masuk Sekolah: Trending di Twitter hingga Anak SD di Samarinda Tak Mau Pakai Seragam

Senin (15/7/2019) menjadi hari pertama masuk sekolah bagi pelajar. Momen ini jadi tending di Twitter hingg anak SD di Samarinda tak mau pakai seragam.

Hari Pertama Masuk Sekolah: Trending di Twitter hingga Anak SD di Samarinda Tak Mau Pakai Seragam
Kolase Tribunnews.com dari Twitter, Twitter @kryptonitoz, KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUM, TRIBUN KALTIM / M PURNOMO SUSANTO
Senin (15/7/2019) menjadi hari pertama masuk sekolah bagi pelajar. Momen ini jadi tending di Twitter hingg cerita anak SD di Samarinda tak mau pakai seragam. 

3. Gubernur Babel beri dispensasi

Di hari pertama masuk sekolah ini, para orang tua diimbau untuk mengantarkan putra/putrinya ke sekolah.

Seperti halnya di wilayah Bangka Belitung.

Gubernur Babel bahkan memberi dispensasi kepada pegawai yang terlambat karena mengantar dan menjemput anak di hari pertama masuk sekolah ini.

Mengutip dari Kompas.com, dispensasi tersebut tertuang dalam surat edaran nomor 400/0359/VIII tertanggal 15 Juli 2019 itu ditandatangani Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah dan berlaku bagi PNS maupun pegawai harian lepas.

Surat edaran Pemprov Kepulauan Bangka Belitung terkait dispensasi bagi pegawai yang mengantar anak sekolah.
Surat edaran Pemprov Kepulauan Bangka Belitung terkait dispensasi bagi pegawai yang mengantar anak sekolah. (HERU DAHNUR)

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan, dispensasi tersebut berlaku hanya hari ini.

"Dispensasi berlaku untuk mengantar dan menjemput anak, hanya pada hari pertama masuk sekolah," katanya, Senin (15/7/2019) pagi.

Surat edaran tersebut juga telah disampaikan pada setiap pimpinan organisasi perangkat daerah untuk ditindak lanjuti.

Menurut Erzaldi, hal ini bertujuan agar muncul semangat dan kegembiraan menyambut ajaran baru.

"Hari pertama ini supaya ada semangat dan kegembiraan yang muncul," ujarnya.

4. Anak SD di Samarinda tak mau pakai seragam

Seorang anak SD di SDN 002, Kecamatan Samarin Seberang tak mau pakai seragam sekolah.

Kejadian ini terpantau saat Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang melakukan peninjauan di hari pertama masuk sekolah.

Melihat hal tersebut, Syaharie memerintahkan Kepala Disik Samaridna untuk mengizinkan seluruh siswa dan siswi SD yang baru masuk untuk bebas menggunakan pakaian sehari-hari di awal masuk sekolah.

Menurut Syaharie, hal ini hanya sebuah proses.

Walikota Samarinda, Syaharie Jaang, saat melakukan mengalungkan tanda masuk sekolah kepada perwakilan siswa/i SD saat peninjauan hari pertama masuk sekolah di SDN 002 Samarinda Seberang, pada Senin (15/7/2019), pukul 07.30 Wita
Walikota Samarinda, Syaharie Jaang, saat melakukan mengalungkan tanda masuk sekolah kepada perwakilan siswa/i SD saat peninjauan hari pertama masuk sekolah di SDN 002 Samarinda Seberang, pada Senin (15/7/2019), pukul 07.30 Wita (TRIBUN KALTIM / M PURNOMO SUSANTO)

“Itu proses saja. Nanti juga kalau sudah sebulan dua bulan, dia akan mau pakai seragam sekolah. Dan saya sudah perintahkan untuk membiarkan saja sementara anak-anak baru sekolah itu pakai baju bebas pantas sesuai keinginannya,” ujarnya usai meninjau SDN 002, Samarinda Seberang, Senin (15/7/2019) dikutip dari Tribun Kaltim.

(Tribunnews.com/Miftah)

Penulis: Miftah Salis
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved