Buka Pelatihan Kuliner di Politeknik Sahid, Djunaedi Ingin Mahasiswa Tingkatkan Kreativitas

Djunaedi juga mengapresiasi program pembelajaran di Politeknik Sahid yang tidak hanya mengedepankan aspek teoritis.

Buka Pelatihan Kuliner di Politeknik Sahid, Djunaedi Ingin Mahasiswa Tingkatkan Kreativitas
Tribunnews/Abdul Majid
Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Asdep Kreativitas Pemuda Djunaedi membuka pelatihan kreativitas mahasiswa bidang kuliner di Politeknik Sahid, Tangerang, Kamis (5/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Asdep Kreativitas Pemuda Djunaedi membuka pelatihan kreativitas mahasiswa bidang kuliner di Politeknik Sahid, Tangerang, Kamis (5/9/2019).

Dalam kata sambutannya, Djunaedi mengatakan pemuda dan Mahasiswa Indonesia memang harus meningkatkan kreativitas karena menurutnya, kreativitas akan kunci untuk menghasilkan produk-produk terbaik.

“Salah satu kunci kita dengan kreativitas, karena dengan kreativitas semua yang dikuasai bisa menghasilkan produk-produk lebih baik,” kata Djunaedi.

Djunaedi juga mengapresiasi program pembelajaran di Politeknik Sahid yang tidak hanya mengedepankan aspek teoritis.

Ia pun berharap dari Perguruan Tinggi ini dapat bermunculan pemuda-pemdua kreatif di luar bidang kuliner.

“Saya juga tanya di kampus ini ternyata presentasi praktiknya lebih banyak. Ini penting sekali dalam rangka apresiasi juga biar tidak hanya belajar, tidak hanya teori tapi keahlian mereka ditunjukkan dalam memasak menu yang bagus dan dikompetisikan, ini perlu diberi apresiasi,”

“Jadi kedepan melalui kegiatan ini kita harapkan akan muncul pemuda-pemuda kratif lagi tidak hanya bidang kuliner tapi bidang-bidang ekonomi kreatif lainnya,” jelasnya.

Setelah memberikan kata sambutan di acara pelatihan kreativitas mahasiswa bidang kuliner, Djunaedi langsung bergegas meninjau area dapur.

Di sana, Djunaedi melihat beberapa mahasiswa yang tengah membuat sandwich. Rencananya, akan ada kompetisi memasak yang akan dilaksanakan besok, Jumat (6/9/2019).

“Competition cooking ini saya pikir positif bagus sekali. Di pelatihan kuliner ini tidak hanya hanya teori tapi ada juga cara praktik membuat makanan, dan itu dikompetisikan. Saya pikir ini sangat bagus sekali,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved