Tingkatkan Mutu Mahasiswa Kedokteran Gigi, Kavo Kerr dan Universitas Moestopo Teken Kerjasama

Transfer knowledge langsung mahasiswa didampingi dosen. Targetnya 180 mahasiswa terstandarisasi saat ini

Tingkatkan Mutu Mahasiswa Kedokteran Gigi, Kavo Kerr dan Universitas Moestopo Teken Kerjasama
HandOut/Istimewa
Country Manager Indonesia Kavo Kerr, Nurul Intan K Sari dan Dekan FKG Moestopo Budi Harto di acara Indonesia Dental Exhibition and Conference (IDEC) di JCC Senayan Jakarta, Jumat (23/9/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam meningkatkan mutu pendidikan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), perusahaan alat kesehatan gigi asal Jerman, Kavo Kerr menjalin kerjasama dengan Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama).

Kerjasama tersebut tertuang dalam nota kesepahaman yang berisi antara lain suplai unit Dental Simulator DSE Compact 5195 dari Kavo Kerr kepada FKG Moestopo.

"Kerjasama ini berkomitmen untuk memajukan dan meningkatkan standard pendidikan kedokteran gigi di Indonesia," ujar Country Manager, Dental Platform, Kavo Kerr group Nurul Intan K Sari, dalam keterangan tertulis  Sabtu (14/9/2019).

Selain pengadaan alat Kavo-Kerr group juga memberikan pelayanan servis dan pendidikan berkelanjutan, sehingga mahasiswa mendapat kuliah khusus dari Kavo Kerr didampingi oleh dosen mahasiswa FKG Moestopo.

"Transfer knowledge langsung mahasiswa didampingi dosen. Targetnya 180 mahasiswa terstandarisasi saat ini," ujar Nurul.

Sementara itu dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Moestopo, Budi Harto menyebut perkembangan teknologi perguruan tinggi sangat cepat.

Karena itu FKG Moestopo, kata Budi Harto, ingin menyesuaikan kebutuhan mahasiswa dengan teknologi yang ada saat ini.

"Kerjasama ini (dengan Kavo Kerr) tujuan supaya jangan sampai ketinggalan perguruan tinggi lain," ungkap Budi Harto

Budi menambahkan dengan alat-alat dari Kavo Kerr, mahasiswa FKG Moestopo memudahkan untuk latihan praktik di kampus.

"Memulai itu tujuan untuk proses pembelajaran mahasiswa, masuk ke klinik tidak canggung lagi," kata Budi Harto.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved