Kembangkan Potensi Anak Akademik maupun Non Akademik di Sekolah Multitalenta

Di sekolah mengadopsi sistem kredit semester, silabus Cambridge, bilingual, beragam pengembangan diri berbentuk kegiatan ko dan ekstrakurikuler

Editor: Eko Sutriyanto
ist
Open house sekolah Bakti Mulya 400 yang merupakan sekolah multitalenta 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekolah Bakti Mulya 400 berkomitmen menjadi  sekolah multitalenta yang  mengembangkan semua potensi anak baik akademik maupun non akademik.

Hal ini terlihat dari tampilan siswa di acara paparan program (open house) pada Sabtu, 7 Desember 2019.

Acara meriah tersebut diselenggarakan oleh Sekolah Bakti Mulya 400.

Kegiatannya dipusatkan di Gedung SMP Bakti Mulya 400 Jalan Lingkar Selatan Lebak Bulus Jakarta Selatan.

Kegiatan yang dihadiri oleh orangtua siswa dan calon siswa baru tersebut diisi atraksi siswa, paparan program sekolah dan seminar pendidikan.

Baca: Mendorong Keterlibatan Pihak Swasta dalam Memajukan Pendidikan di Indonesia

Baca: Surga Belajar Bahasa di Kampung Inggris

Baca: Majukan Bahasa dan Sastra Indonesia, Ini Produk Literasi yang Dirilis Kemendikbud

Atraksi yang ditampilkan pada kegiatan ini diantaranya tahfiz surat pendek Al Qur’an (siswa TK), tahsin ayat- ayat Al Qur’an (siswa SMP SMA), tari nusantara (siswa SMP), paduan suara (siswa SD) dan solo vocal (siswa SMA).

Tampilan yang tak kalah menarik juga terlihat pada English Dialogue yang menampilkan Laila, Laras, Denise, Raina, Kido dan Elora.

Dialog yang dipandu oleh Mr Ariel, guru native speaker.

Mereka berenam adalah siswa kelas 6 SD Bakti Mulya 400.

Dalam dialog interaktif tersebut mereka menceritakan tentang kegiatan belajar di sekolah yang menantang, menyenangkan dan dalam suasana hangat dibawah bimbingan para guru.

Oleh karena itu mereka akan melanjutkan ke sekolah di level atasnya yaitu SMP Bakti Mulya 400.

Dalam paparan program sekolah, Dr. Sutrisno Muslimin, Direktur Sekolah mengatakan, Sekolah Bakti Mulya 400 sekarang ini menyesuaikan iklim pendidikan yang sedang aktual.

Dalam lingkup nasional dengan tampilnya Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan kan abanyak perubahan mendasar yang segera diterapkan.

Baca: Menteri Nadiem Ungkap 2 Program bagi Dunia Pendidikan ke Depan

Baca: Sembilan Bulan Beroperasi, MRT Jakarta Raih Laba Rp 60 Miliar

Baca: Level Kompetisi Kemampuan Mengeja dalam Bahasa Inggris Anak Indonesia Makin Meningkat

Dalam lingkup internasional, bangsa kita disadarkan oleh data PISA bahwa rata-rata kemampuan siswa Indonesia dalam bidang membaca, matematika dan sain masih sangat rendah.

Halaman
12
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved