Penyaluran Dana BOS Seret, Nadiem Makarim Prihatin Kepala Sekolah Gadaikan Motor hingga Berutang

Seretnya penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah / BOS membuat beberapa kepala sekolah terpaksa menggadaikan barang pribadi hingga berutang.

Penyaluran Dana BOS Seret, Nadiem Makarim Prihatin Kepala Sekolah Gadaikan Motor hingga Berutang
Kemendikbud
Mendikbud Nadiem Makarim luncurkan empat kebijakan merdeka belajar dalam rapat koordinasi kebijakan pendidikan tinggi di Gedung D kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Seretnya penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah / BOS membuat beberapa kepala sekolah terpaksa menggadaikan barang pribadi hingga berutang.

Realita memprihatinkan ini disampaikan sendiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Nadiem Makarim pun memberikan saran kepada sekolah yang mengalami keterlambatan penerimaan dana BOS untuk duduk bersama dengan wali murid.

Mendikbud menceritakan soal berbagai masalah dalam penyaluran dana BOS.

Dia mengatakan, biasanya di awal tahun, sekolah-sekolah kerap kali terlambat menerima dana BOS yang merupakan bagian dari Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik.

 Jatuh Bangun Driver Ojol Pertama, Antar Makanan untuk Nadiem Makarim hingga Ditodong Senjata Tajam

"Dampaknya sekolah tidak punya uang untuk biaya operasional. Sementara operasinal sekolah terus berjalan," ujar dia ketika memberi keterangan pers di kantor Kementerian Keuangan di Jakarta, Senin (10/2/2020).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta, Senin (10/2/2020).(KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta, Senin (10/2/2020).(KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA) ()

Lebih lanjut dirinya menjelaskan untuk menutupi hal tersebut, banyak kepala sekolah yang kemudian melakukan berbagai upaya.

Nadiem mengatakan, ada beberapa kasus kepala sekolah harus menggadaikan barang pribadinya untuk menalangi biaya operasional sekolah.

"Ceritanya macem-macem. Bahkan ada yang harus menggadaikan motornya, menggadaikan barang pribadi untuk menalangi biaya operasional," ujar dia.

HALAMAN 2 >>>>>>

 Beri Usulan untuk Mendikbud Nadiem Makariem, Kak Seto: Sekolah 3 Hari, PR Pancing Kreativitas

Di beberapa sekolah lain, mantan CEO Gojek tersebut mengatakan kepala sekolah harus duduk bersama orang tua murid dengan tujuan mengutang atau meminjam uang dari mereka.

Editor: Salma Fenty Irlanda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved