Breaking News:

Terbuka Peluang Akuntan dari Indonesia Belajar dan Berkarir di Kanada

LSAF berhasil menciptakan para profesional yang berkarir di perusahaan terkemuka seperti HSBC, Unilever, Prudential, BP, Saipem dan lain-lain

capture zoom meeting
Konferensi pers kerjasama dan MoU antara London School Of Accountancy & Finance (LSAF)" Jakarta dan University Canada West (UCW) secara daring, Sabtu kemarin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - London School of Accountancy and Finance ( LSAF) sebagai Approved Learning partner ACCA, Inggris kembali membawa teroboson untuk mencapai visinya yaitu untuk menciptakan akuntan Professional di Indonesia yang berkompeten dengan standard global.

LSAF bermitra dengan University Canada West (UCW) dari Vancouver, Canada dan menciptakan jalur ekslusif bagi para akuntan dan calon akuntan dari Indonesia yang berambisi memiliki karir di Kanada.

Program ini dibuka untuk peserta dari berbagai latar belakang termasuk lulusan sekolah, universitas maupun karyawan dari perusahaan yang mengikuti program ACCA di Indonesia.

Manish Gidwani, CEO and Founder London School of Accountancy and Finance mengatakan saat mendirikan LSAF di Indonesia, ia memiliki impian ingin sekali Indonesia dikenal sebagai sumber tenaga kerja professional untuk bidang keuangan.

"Saat ini saya melihat para CFO di perusahaan-perusahaan besar di Indonesia rata-rata berasal dari negara lain seperti Australia, India dan Filipina," kata Manish dalam konferensi pers via zoom yang juga diikuti Tribunnews belum lama ini.

Baca juga: Kanada Kembali Laporkan Kasus Pembekuan Darah Langka setelah Suntik Vaksin COVID-19 AstraZeneca

Ini pula yang mendorong Manish membuka program ACCA, UK yang diakui di 180 negara, LSAF berhasil menciptakan para profesional yang berkarir di perusahaan terkemuka seperti HSBC, Unilever, Prudential, BP, Saipem dan lain-lain.

Sekarang ini, kata dia visi LSAF di diperbesar, salah satunya adalah berani menyiapkan Akuntan Indonesia untuk bisa berkarir di Kanada dengan cara bermitra dengan University Canada West (UCW).

"Akuntan lulusan LSAF akan mengikuti program ACCA dan MBA di kampus Vancouver UCW sekaligus mendapatkan "Post Graduate Working Permit" (PGWP) selama 3 tahun setelah lulus program ini selama 1.5 tahun.

Di Kanada, program Permanent Residence (PR) dengan Express Entry bisa menjadi
pilihan peserta program ACCA UCW," katanya.

UCW merupakan universitas berorientasi bisnis dan teknologi, yang menawarkan program pendidikan sarjana dan pascasarjana yang inovatif, relevan, fleksibel, dan terjangkau.

Baca juga: AHY Minta Pemerintah Jamin Pendidikan Anak 53 Awak KRI Nanggala Hingga Lulus Sarjana  

UCW memberikan akses terluas bagi pelajar dari seluruh dunia untuk mengembangkan kompetensi dan keterampilan, serta berpartisipasi aktif dalam komunitas bisnis yang vibrant di Vancouver.

Brock Dykeman, Presiden University Canada West mengatakan, kemitraan dengan LSAF melalui MBA-ACCA Pathway ini menambah kemudahan bagi pelajar maupun profesional dari Indonesia untuk mendapatkan dua gelar yang prestisius serta kesempatan berkarir di Kanada.

“Melalui kerja sama dengan LSAF, kami mengajak para pelajar dan profesional dari Asia Tenggara, khususnya Indonesia, untuk bergabung dalam alma mater UCW yang
dinamis,” ungkap Brock Dykeman.

Program ACCA UCW ini juga di dukung oleh para rekanan Universitas di Indonesia yang menjalankan program ACCA termasuk Universitas Indonesia, Trisakti School of Management, BINUS University and Atma Jaya University.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved