Breaking News:

Masih Minim, Bimbel yang Punya Spesialisasi Bimbing Siswa Masuk Sekolah Kedinasan

Jumlah total pendaftar sekolah kedinasan di tahun 2021 mencapai 232.933 pendaftar untuk memperebutkan 6.464 kursi di sekolah kedinasan

ist
Ilustrasi bimbingan belajar sekolah kedinasan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bisa masuk ke sekolah kedinasan masih menjadi impian para pelajar SMA/SMK yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi mereka.

Selain potensi karier yang menjanjikan di masa depan, masuk sekolah kedinasan juga dianggap lebih bisa meringankan beban kedua orang tua.

Sekolah kedinasan seperti PKN STAN, IPDN, STIS, STMKG, STIN dan lain sebagainya memberikan biaya pendidikan gratis sampai lulus, dan lulus langsung diangkat menjadi ASN di Kementerian Terkait.

Jumlah total pendaftar sekolah kedinasan di tahun 2021 mencapai 232.933 pendaftar untuk memperebutkan 6.464 kursi di sekolah kedinasan pada 9 Kementerian dan Badan.

Baca juga: Nilai Ambang Batas SKD dan Jumlah Soal TKP, TIU, dan TWK untuk Sekolah Kedinasan 2021

Diantaranya, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Badan Intelijen Negara, Badan Siber Sandi Negara, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum dan HAM, Badan Pusat Statistik, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

Baca juga: Jumlah Soal dan Passing Grade TKP, TIU, dan TWK untuk Seleksi Sekolah Kedinasan 2021

Melihat tingkat persaingan yang tinggi, berbagai upaya dilakukan oleh sekolah Kedinasan favorit, mulai dari menambah jam belajar pribadi sampai dengan mengikuti bimbingan belajar.

"Bimbingan belajar  untuk masuk perguruan tinggi negeri sudah sangat banyak di Indonesia tapi bimbel dengan berfokus pada sekolah kedinasan masih sangat sedikit bahkan sulit ditemukan," kata pendiri Bimbel Priority, Mn Fitra kepada Tribunnews.com, Minggu (9/8/2021).

Padahal, kata dia berdasarkan data pelajar SMA/SMK yang menginginkan masuk sekolah kedinasan cukup tinggi dan agar bisa masuk salah satu alternatifnya adalah ikut lembaga bimbel.

Baca juga: Startup Danacita Alokasikan Beasiswa Digital Rp 3,6 M untuk 300 Calon Mahasiswa, Ini Ketentuannya

Dia menjelaskan, hingga saat ini lembaga Bimbel Priority telah membantu lebih dari 2.127 siswa masuk ke sekolah kedinasan dan perguruan tinggi negeri.

Saat pandemi ini, Bimbel Priority menghadirkan program belajar secara daring yang  meliputi video pembelajaran yang lengkap, mulai materi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP)), Try out lengkap SKD, serta konsultasi online.

"Dengan pengajar-pengajar yang berpengalaman di bidangnya, Bimbel Priority menjadi satu-satunya bimbingan belajar sekolah kedinasan yang memberikan program belajar online termurah se-Indonesia, yakni hanya sebesar Rp. 99.000 saja per tahunnya," kata Fitra.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved