Breaking News:

Internet Ubah Cara Masyarakat Konsumsi Program Televisi dan Konten Media Lainnya

masyarakat dapat menikmati hiburan dan berita tidak hanya melalui televisi, tapi juga lewat telepon genggam yang berisi beragam aplikasi hiburan.

Ist
Direktur ATVI, Eduard Depari MA 

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta - Dengan perkembangan pesat internet, terjadi perubahan cara masyarakat mengkonsumsi program televisi atau konten media. 

Akibatnya masyarakat dapat menikmati hiburan dan berita tidak hanya melalui televisi, tapi juga lewat telepon genggam yang berisi beragam aplikasi hiburan.

“Internet menyebabkan pengguna telepon genggam  memegang kontrol atas semua konten yang akan mereka lihat, juga waktunya, kapan saja,” ujar Wakil Direktur PT Indonesia Entertainment Group (IEG), Indra Yudhistira ketika memberikan pandangannya tentang perubahan media dalam acara “Pembukaan Masa Kuliah  Akademi Televisi Indonesia (ATVI) Tahun Akademik  2021-2022” yang dilaksanakan melalu zoom, Sabtu (4/9).

Pemaparan Indra yang disampaikan  dalam bentuk dialog dengan mahasiswi ATVI, Nadya, Indra mengatakan dari data, penetrasi orang nonton TV memang masih cukup tinggi, tapi di samping itu, semakin banyak yang nonton  hiburan maupun program lain, tidak melalui TV.

“Dalam situasi seperti itu, dibutuhkan  peningkatan keahlian dan perubahan  pola pikir.  Jangan hanya berfikir untuk  flatform saja (TV dan lain-lain) tapi kontennya. Jadi, penting sekali untuk mulai berfikir, buat konten jangan pikirkan flatformnya dulu,” ujar Indra.

Indra mengatakan pendidikan formal seperti ATVI sangat perlu. Sebab kampus akan memberikan bekal dan pengatahuan yang mumpuni. Dengan sekolah kita belajar tehnik membuat konten yang baik sehingga hasilnya bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Baca juga: DPR Sepakat Anggaran Pendidikan Harus Tepat Sasaran

“Namun,  orientasi pada media baru  yang konten kreatornya bisa disebar atau ditayangkan di banyak platform itu yang harus diperhatikan, Jadilah konten kreator. Karena itu kesempatan untuk memproduksi kebebasan bagi mahasiswa,” kata Indra.

Persiapkan Sarjana Terapan

Ketua Yayasan Indosiar, Maria Suryani  mengatakan, saat ini teknologi komunikasi yang berkembang pesat, memicu perubahan yang amat cepat pula, bahkan tidak terduga dan penuh ketidakpastian.

Pandemi covid-19 turut mewarnai percepatan ragam perubahan ini.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved