Selain Kembangkan Minat, Festival Murid Merdeka Juga Ajak Kejar Beasiswa Sejak Dini

Sekolah.mu, platform blended learning pertama di Indonesia menyelenggarakan Festival Murid Merdeka (FMM) Goes To City untuk anak-anak sekolah untuk

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Johnson Simanjuntak
Ist
Sekolah.mu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekolah.mu, platform blended learning pertama di Indonesia menyelenggarakan Festival Murid Merdeka (FMM) Goes To City untuk anak-anak sekolah untuk mengembangkan minat dan bakat sebelum memasuki dunia kampus.

Festival ini akan diisi dengan aneka lomba untuk mengasah kecerdasan, inovasi dan daya saing murid Indonesia. Yang menarik, lomba tersebut juga bisa menjadi portofolio saat memasuki dunia perkuliahan dan mengajukan beasiswa.

Farli Sukanto, Chief of Sekolah.mu mengatakan aneka lomba yang diselenggarakan di FMM didesain untuk mengasah kecerdasan, inovasi, dan daya murid Indonesia sebagai generasi tanpa batas.

"Lomba-lomba ini juga bisa menjadi portfolio siswa SMP-SMA untuk persiapan kuliah. Lomba yang diselenggarakan adalah Empowering Student Challenge, Intelligence Student Cup, dan Innovative Student Expo,” ujar Farli Sukantodalam keterangan pers tertulis, Sabtu (16/4/2022).

Dia menjelaskan, finalis lomba di FMM akan dimentori oleh para ahli dalam berkarya dan berinovasi. Festival ini menawarkan total hadiah 300 juta rupiah untuk kontestan tiga lomba.

Saat roadshow online pertama di Jakarta, FMM mengundang dua Key Opinion Leader (KOL) yang membagikan pengalamannya meraih beasiswa, yakni Deris Nagara penerima beasiswa dari President University, Hogeschool van Arnhem en Nijmegen di Belanda.

Baca juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dibuka Sampai 30 April 2022, Ini Daftar Lengkap Formasinya

“Kita harus membuat beasiswa plan karena kita tidak mungkin apply satu dua kampus saja,” kata Deris.

Hal pertama yang harus dilakukan menurut Deris kategorikan dulu beasiswa apa yang diincar. Apakah dalam dan luar negeri, jenjang S1 atau S2, dan jenis beasiswa dari pemerintah atau kampus terkait.

Dia mencontohkan, ada program beasiswa yang sedang digandrungi di salah satu Universitas di Korea Selatan dan jalurnya langsung dari kampus.

Soal kiat keberhasilannya untuk bisa mendapatkan beasiswa, Deris mengungkapkan agar sedari SMP dan SMA rajin ikut kegiatan ekstrakurikuler dan mengikuti kompetisi.

Zhafira Aqyla juga membagikan pengalamannya saat mendaftarkan beasiswa. Mahasiswa Peneliti Universitas Osaka, Jepang yang juga Founder @taulebih.id ini mengambil program studi pendidikan seksual.

“Dulu dari kecil ada keinginan kuliah di luar negeri, menurutku ini penting untuk pengembangan diriku. Jadi sejak awal aku bercita-cita S1 harus di luar, aku mempersiapkan itu,” ujar Zhafira.

Menurutnya, agar bisa meraih beasiswa harus dipersiapkan jauh-jauh hari. Dalam pemberian beasiswa, kampus tidak hanya melihat dari rapor sekolah tapi juga prestasi siswa setiap mengikuti lomba.

Mengikuti lomba seperti Festival Murid Merdeka yang diadakan Sekolah.mu juga bisa menjadi cara untuk mengetahui passion yang cocok.

“Mengikuti lomba bisa jadi proses self development juga. Pihak universitas tidak hanya melihat kecerdasan kita, tapi juga prestasi non akademik kita,” tutur Zhafira.

 Rangkaian roadshow online FMM diselenggarakan di 5 kota, dimulai dari Jakarta pada 13 April 2022, dilanjutkan ke Bandung (17 April), Yogyakarta (20 April), Surabaya (24 April), dan Makassar (26 April).
 

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved